TOPIK
Edhy Prabowo Ditangkap KPK
-
Dalam sidang pembacaan surat dakwaan, jaksa menyebutkan uang dari para eksportir benur itu digunakan Edhy Prabowo untuk sejumlah keperluan.
-
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku tidak bersalah setelah didakwa terima suap kasus lobster Rp 25,7 miliar.
-
Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), Edhy disebut memberi arahan kepada Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar perihal bank garansi.
-
Usai mendengar dakwaan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), Edhy Prabowo mengaku dirinya tidak bersalah.
-
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjelaskan awal mula alasan dibukanya keran ekspor benih bening lobster.
-
Edhy Prabowo punya dua sekretaris pribadi (Sespri) perempuan namun yang menyedot perhatian yang bernama Anggia Putri Tesalonika Kloer.
-
Andhika menjelaskan penggunaan dua kode dimulai saat sespri Edhy Prabowo itu mengirimkan pesan suara kepadanya.
-
Jaksa memperdalam pertanyaannya, dengan bertanya jumlah uang yang diberikan Edhy Prabowo.
-
Amiril mengaku Edhy menyetujuinya, dan mencarikan apartemen yang tak jauh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
-
Amiril mengatakan, uang dari Edhy Prabowo biasa dia simpan di rumah yang terletak di Kompleks Perumahan Kalibata.
-
Edhy berkata kasus yang menjeratnya tidak seharusnya menghapus prestasi yang diukirnya.
-
Dia mengatakan kalau mau korupsi, tak perlu harus menerbitkan aturan baru, yaitu izin mengekspor benur.
-
Edhy tak menyangkal kebijakan yang dikeluarkan berpotensi mengandung kesalahan.
-
Menurut jaksa, uang tersebut diperuntukkan untuk kepentingan Edhy Prabowo dan istrinya, Iis Rosita Dewi.
-
Soesilo mengatakan, penyewaan unit apartemen itu diduga ketika Edhy masih duduk sebagai anggota DPR Fraksi Partai Gerindra.
-
Tersangka kasus dugaan suap perizinan ekspor benih bening lobster atau benur itu mengklaim dekat dengan sejumlah atlet bulu tangkis nasional.
-
Edhy mengklaim istrinya yang juga anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra, tak tahu menahu mengenai kasus suap izin ekspor benur.
-
Tersangka kasus suap ekspor benih lobster Eddy Prabowo akui gemar minum wine. Tapi ia membantah membeli minuman kesukaannya itu menggunakan uang suap
-
Tersangka kasus suap izin ekspor benur tersebut mengatakan Jumat ini merupakan pemeriksaannya yang ke-13.
-
Aliran uang itu diduga diterima anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerindra tersebut, dari Edhy dan sekretaris pribadinya, Amiril Mukminin.
-
Penyidik KPK merampungkan pemeriksaan terhadap eks caleg dari Partai Gerindra, Ery Cahyaningrum, Rabu (27/1/2021).
-
KPK merespons permintaan eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang tidak bisa menemui keluarganya.
-
KPK bakal menelusuri aliran duit suap yang diterima eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, ke sejumlah pihak.
-
Dari empat orang yang dicegah ke luar negeri, terdapat nama anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra Iis Rosita Dewi, istri dari Edhy Prabowo
-
Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perpanjang masa penahanan Edhy Prabowo dan kawan-kawan (Dkk).
-
KPK) mendalami aktivitas PT Aero Citra Kargo (PT ACK) dalam pengajuan izin ekspor benih bening lobster atau benur di Kementerian Kelautan
-
Keluarga mantan Wapres Jusuf Kalla laporkan calon Wali Kota Makassar ke Polda Sulses terkait video sebut JK dalang Edhy Prabowo ditangkap KPK.
-
Hashim Djojohadikusumo memberi peringatan kepada para kader Partai Gerindra di seluruh Indonesia.
-
Hashim masih ingat bagaimana letupan amarah itu dikatakan oleh kakaknya yang juga Menteri Pertahanan.
-
Hashim Djojohadikusumo dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo meminta bantuan hukum Hotman Paris Hutapea terkait kasus ekspor benur (benih lobster)