TOPIK
Konflik Rempang
-
Menurut Amien Rais, saat ini penjajah bukan fisik lagi namun penjajah ekonomi sekarang adalah era penjajah yang baru yang dilakukan oleh rezim.
-
Bahlil Lahadalia juga dijadwalkan berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat di Sembulang, termasuk meninjau masyarakat sudah bersedia direlokasi
-
Puluhan orang yang sebagian besar kaum ibu dan perempuan warga Rempang mendatangi Mapolresta Barelang Batam, sambil menangis pada Selasa (3/10/2023).
-
NCW turut mendapati ada oknum-oknum yang mendatangi masyarakat, membujuk untuk menerima relokasi serta menawarkan lokasi rumah yang strategis
-
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut ada aktor-aktor yang bermain di proyek Eco City Rempang dengan banyak kepentingan. Termasuk aktor asing.
-
Pemerintah akhirnya melunak dengan mengundur batas waktu pengosongan Pulau Rempang hingga waktu yang belum ditentukan. Pemerintah tidak akan memaksa.
-
Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Taba Iskandar mengatakan awalnya akan dibangun kasino dan pusat judi di Rempang. Tomy Winata angkat bicara
-
Investasi yang masuk ke daerah akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pembangunan dan ekonomi rakyat
-
Anak-anak Rempang merupakan kelompok rentan yang mengalami masalah kejiwaan dan perilaku. Selain karena kekerasan juga akibat pemindahan itu sendiri
-
Melalui cara persuasif, lanjut Tuhu, diharapkan masyarakat mau berkompromi demi kepentingan yang lebih luas
-
Didatangi Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Bata, M Rudi, warga Pasir Panjang, Rempang, baca 10 pernyataan sikap dan tetap tolak relokasi.
-
Seorang pemuda pengangguran ditangkap Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Dia melakukan provokasi untuk menyerang polisi menggunakan molotov
-
Konflik Pulau Rempang kini menjadi pekerjaan rumah Presiden Jokowi untuk menuntaskan sebelum pensiun. Jika tak beres, citranya bisa tercoreng.
-
Polisi yang memaksa membuka baju demonstran di Rempang dinilai mempermalukan dan melecehkan warga. Hanya Bang Long, demonstran yang menolak
-
Peristiwa yang terjadi di Pulau Rempang, tidak dapat dikualifikasikan sebagai Pelanggaran Berat HAM, sebagaimana dimaksud pada UU No 26 Tahun 2000
-
Tjahjo Arianto menyebut bahwa Pulau Rempang adalah hutan yang digarap oleh masyarakat penggarap dan bukan tanah adat.
-
Polisi Aipda Andi Hidayat beberkan alasan nekat maju sendiri hadapi massa Pulau Rempang yang mengamuk saat unjuk rasa.
-
Aipda Andi Hidayat menceritakan kisahnya nekat meredam amarah pengunjuk rasa seorang diri di Pulau Rempang
-
Rohmatullah menegaskan bahwa seluruh komponen masyarakat dari berbagai daerah turut prihatin dengan peristiwa yang terjadi di Rempang.
-
Ketua Presidium Masyarakat Banten Bersatu, Rohmatullah Romeo menjelaskan, aksi hari ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Rempang
-
Massa aksi yang tergabung dalam PA 212 gelar demo bela Rempang sambil membentangkan spanduk bertuliskan "Aksi Bela Rempang".
-
Menko Marinves Luhut Pandjaitan tidak melihat ada alasan menghentikan Eco City di Rempang, Batam. Proyek strategis itu terlalu penting untuk dicabut.
-
Menurut Cak Imin, investasi yang melatarbelakangi rencana pembangunan kawasan Rempang Eco City, tak seharusnya merugikan masyarakat.
-
Menepati janjinya untuk turut membela rakyat Pulau Rempang, Panglima Suku Dayak yakni Panglima Pajaji menginformasikan dirinya sudah tiba di Batam.
-
Ketua Umum Bapama Raja Sultan Nusantara M. Rifqi alias Eki Pitung mengkritisi cara pemerintah dalam upaya menarik investasi China di Pulau Rempang.
-
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menjelaskan soal investasi Eco City ke warga Pulau Rempang yang menolak direlokasi
-
Berikut ini arti kata piting yang dipakai Panglima TNI dalam mengatasi konflik di Rempang, Batam yang kini menjadi trending topik.
-
3 menteri Jokowi datang ke Batam untuk rapat membahas pembangunan di Pulau Rempang yang sebelumnya sempat ricuh dan bentrok antara warga dan aparat
-
PBNU menyesali kejadian pemaksaan kasus lahan rakyat selalu terjadi kekerasan
-
Meski diultimatum mengosongkan Pulau Rempang sampai 28 September, warga berjanji akan tetap bertahan meski terkunbur di sana/
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved