TOPIK
Virus Corona Kota Tangerang
-
Penanganan Covid-19 di Kota Tangerang perlahan-lahan mulai menuai hasil baik. Tingkat kasus penyebaran virus corona cenderung menurun.
-
PMI Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota bersinergi menekan kasus Covid-19 di kota bertajuk Akhlaqul Kharimah itu.
-
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menerima kunjungan kerja dari Komisi IX DPR RI terkait dengan pengawasan pasien Covid-19 di RSUP Dr. Sitanala.
-
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi, mengatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menekan penyebaran virus Covid-19
-
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, menyatakan Puskesmas Sudimara Pinang sudah bisa dipergunakan sebagai Rumah Isolasi pasien Covid-19.
-
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, menjelaskan sejumlah capaian wilayahnya dalam menekan jumlah penyebaran Covid-19.
-
PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) diperpanjang, PMI Kota Tangerang terus fokus melakukan penyemprotan disinfektan.
-
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, puas lihat kesiapan Puskesmas Sudimara Pinang sebagai Ruang Isolasi Terkonsentrasi (RIT).
-
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan ledakan kasus Covid-19 terjadi pada akhir Januari dan awal Februari 2021.
-
Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, kembali menambah jumlah fasilitas Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) untuk warganya yang positif Covid-19.
-
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah terkejut saat tahu 113 tempat tidur di Pakons Prime Hotel sudah dipenuhi pasien Covid-19.
-
Pengadilan Negeri Tangerang tetap beroperasi meski dua hakim dan empat pegawai terpapar virus corona.
-
Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, bertindak cepat mengantisipasi penambahan pasien Covid-19 yang kian banyak.
-
Pemerintah Kota Tangerang mengamini langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang membatalkan rencana sekolah tatap muka pada awal tahun 2021.
-
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto, takjub pada pola penanganan pasien virus corona di Kompleks Sekneg Pinang.
-
Setelah beberapa saat berstatus zona oranye, kini Kota Tangerang kembali terjerembab ke zona merah penyebaran virus corona.
-
Keluarga harus mengeluarkan uang Rp 15 juta untuk menyewa mobil ambulans untuk menguburkan korban