Virus Corona Kota Tangerang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Sebut Terjadi Tren Penurunan Penyebaran Virus Corona

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi, mengatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menekan penyebaran virus Covid-19

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Liza Puspadewi, mengatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menekan penyebaran virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Liza Puspadewi, mengatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menekan penyebaran virus corona.

Menurut Liza, pihaknya memantau sejak penerapan PPKM dan hasilnya ada kecenderung menurun pada penyebaran virus berbahaya tersebut.

"Sebenarnya tren itu fluktuatif. Kadang itu ada kenaikan, tapi cenderung menurun," ujarnya, Kamis (4/2/2021).

Menurut Liza, penambahan jumlah orang yang terpapar sempat berada di jumlah 60-70 pasien tiap harinya, sebelum hari terakhir PPKM jilid I.

Kemudian, angka keterpaparan secara berurutan sempat berada di jumlah 50, 54, 52, dan 50 pasien, usai penerapan PPKM jilid I.

"Kalau di tren, kelihatan kan penurunannya. Memang (tren perhari) masih ada naik-naik dikit. Fluktuatif, tapi mulai cenderung turun kan trennya setelah tanggal 25 (Januari 2021) kemarin," tuturnya.

Liza mengaku penurunan di tren tersebut memang tidak terjadi secara signifikan.

Di satu sisi, kata Liza, adanya PPKM juga tidak berarti tren keterpaparan SARS-CoV-2 harus menurun saat itu juga.

"Virus itu kan punya masa inkubasi (selama) 14 hari. Berarti bukan pas PPKM itu tren harus turun. Kami bisa itung (keefektifan PPKM) setidaknya setelah dua kali masa inkubasi," papar dia.

Untuk diketahui, berikut adalah angka keterpaparan Covid-19 mulai dari 1 Januari 2021 hingga 3 Februari 2021:

1 Januari 2021 sebanyak 53 orang.

2 Januari 2021 sebanyak 54 orang.

3 Januari 2021 sebanyak 53 orang.

4 januari 2021 sebanyak 50 orang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved