TOPIK
Polemik Ijazah Jokowi
-
Khozinudin menegaskan, diperlihatkannya ijazah dalam gelar perkara khusus tidak serta-merta menyelesaikan perkara.
-
Penyidik telah memeriksa 130 saksi, 22 ahli, menyita 709 dokumen, dan menguji ijazah Jokowi di laboratorium forensik
-
Dokter Tifa meminta agar Polda Metro tak main-main dalam menangani perkara yang menjerat dirinya bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar
-
Roy membawa sejumlah dokumen pembanding, termasuk ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1985
-
Ahmad Khozinudin mengatakan gelar perkara khusus tersebut merupakan tindak lanjut dari dua permohonan yang diajukan pihaknya
-
Menurut Lely Arrianie, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memiliki kepentingan politik menjelang Pemilu 2029.
-
Pencekalan delapan tersangka akan diperpanjang selama enam bulan untuk kepentingan penyidikan.
-
Rismon Sianipar Cs memilih walk out usai tidak diperkenankan berbicara dalam audiensi karena status mereka sebagai tersangka.
-
Pihak KPU pusat juga tak bisa menunjukkan salinan dokumen Jokowi saat maju sebagai calon presiden
-
Denny Indrayana membandingkan sikap Jokowi dengan Hakim Konstitusi Arsul Sani yang diterpa tudingan ijazah palsu
-
Kombes Budi Hemanto, secara terpisah menjelaskan proses administrasi pemanggilan masih bergulir.
-
Dr. Tifauzia menyamakan perjuangan untuk mengungkap dugaan ijazah Jokowi ini dengan semangat Diponegoro
-
Dr. Tifauzia menyamakan perjuangan untuk mengungkap kebenaran ini dengan semangat sejarah Perang Diponegoro.
-
Ada beberapa alasan hingga akhirnya Denny Indrayana yang kini masih berada di Australia memutuskan untuk membela Roy Suryo.
-
Ada beberapa alasan hingga akhirnya Denny Indrayana yang kini masih berada di Australia memutuskan untuk membela Roy Suryo.
-
Ketiganya diperiksa sebagai tersangka soal kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
-
Pembuat poster tersebut membubuhkan narasi yang menyebut bahwa perjuangan dokter Tifa merupakan representasi perjuangan RA Kartini
-
Ahmad Khozinudin menilai Polda Metro Jaya telah secara sepihak dan zalim menetapkan kliennya sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
-
Rismon menyebut buku ini dibuat setelah lawatan rekannya, Roy Suryo, ke University of Technology Sydney (UTS), Australia.
-
Rismon juga menantang ahli digital forensik itu untuk debat terbuka menganalisis dokumen ijazah Jokowi.
-
Muhammad Yusuf menyebut, dirinya merasa terpanggil untuk membela Roy Suryo Cs karena melihat ada kejanggalan dalam penetapan tersangka
-
Khozinudin menegaskan, ketiga tersangka tidak gentar menghadapi proses hukum yang sedang berjalan
-
Cholil Nafis menyebut bahwa sebagai organisasi, MUI tak ikut campur terkait urusan ijazah Jokowi
-
Prof. Henry Subiakto menegaskan adanya perbedaan antara ijazah fisik yang legal dan otentik dengan hasil scan atau foto yang beredar
-
Menanggapi penetapan tersangka dugaan pencemaran nama baik Jokowi, dokter Tifa mengaku akan menghadapi proses hukum dengan tegar
-
Penyidik telah menyita 723 item barang bukti, termasuk dokumen asli dari UGM yang membuktikan keabsahan ijazah Jokowi.
-
Asep Edi menjelaskan, penyidik telah menyita 723 item barang bukti, termasuk dokumen asli dari UGM
-
Menurut Roy Suryo, jika memang ingin menetapkan dirinya dan kawan-kawan sebagai tersangka, Polda Metro Jaya seharusnya segera bertindak
-
Roy Suryo kembali mengungkapkan keyakinannya mengenai ijazah Jokowi yang dia anggap palsu
-
Jokowi menegaskan, dukungan tersebut murni melanjutkan program pemerintahan Prabowo-Gibran.