TOPIK
Raperda KTR
-
Raperda KTR Jakarta memuat larangan total iklan tembakau. Asosiasi periklanan meminta perlindungan dan menilai aturan berdampak pada sektor ekonomi
-
Pengusaha warteg resah Raperda KTR yang perluas area larangan merokok. Mereka khawatir definisi rumah makan tak jelas dan membuka celah pungli.
-
Bapemperda DKI jakarta nyata pro UMKM, dengan mencabut pasal yang cukup mematikan buat pedagang rokok eceran.
-
Pedagang di Jakarta kian resah karena Pemprov dan DPRD tetap membahas Raperda Kawasan Tanpa Rokok.
-
Pedagang pasar, PKL, hingga warteg kembali protes ke DPRD DKI menolak Raperda KTR. Aturan larangan penjualan rokok mengancam mata pencaharian
-
Koalisi UMKM Jakarta menolak Ranperda KTR yang dinilai memberatkan pedagang kecil. Mereka meminta DPRD DKI meninjau ulang aturan
-
Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), Benny Wahyudi, menilai Raperda KTR DKI lampaui amanat UU, Eksesif dan Tidak Implementatif
-
APMI minta kebijakan Raperda KTR dikaji ulang karena larangan total sponsor rokok dinilai bisa melemahkan industri musik dan tenaga kerja kreatif.
-
Ekonom INDEF menilai Raperda Kawasan Tanpa Rokok di Jakarta berlebihan dan berpotensi merugikan pedagang kecil serta mengganggu ekonomi daerah.
-
Wamenkum Edward Hiariej tegaskan regulasi tembakau harus libatkan semua pihak, bukan hanya dilihat dari sisi kesehatan.
-
Pedagang pasar di Jakarta secara tegas menolak raperda Kawasan Tanpa rokok (KTR), sebab beberapa pasal melarang dagang rokok.
-
Anggota DPRD fraksi PSI usul rumah pemotongan hewan dan pusat kesehatan hewan bisa jadi kawasan tanpa rokok (KTR)
-
APPSI DKI Jakarta tolak pasal larangan jual rokok dalam Raperda KTR. Pedagang sebut aturan itu bisa mempercepat kematian pasar tradisional.
-
Pansus Raperda KTR DKI tetap larang jual rokok 200 meter dari sekolah, meski pedagang dan UMKM khawatir aturan ganggu usaha.
-
Raperda Kawasan Tanpa Rokok Pangkas Pendapatan Pedagang Pasar Tradisional di Jakarta, APPSI Tolak
-
Pedagang di Jakarta resah terhadap Raperda KTR, sebab nanti ada larangan menjual rokok. Sementara komoditas itu sangat dicari masyarakat.
-
Raperda Kawasan Tanpa Rokok DKI diprotes pedagang kecil. Aturan larangan jual eceran dan zonasi dianggap diskriminatif
-
Saat ini DPRD DKI Jakarta sedang menggodok raperda kawasan tanpa rokok (KTR), ternyata bikin resah orang kecil.
-
Pemprov DKI Jakarta akan sahkan Raperda KTR (Kawasan Tanpa Rokok), hal ini bikin resah pengusaha warteg. Sebab kondisi akan tambah berat.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved