Minggu, 19 April 2026

Mengenal Penyakit Diabetes Tipe 2, Ini Tanda Peringatan dan Cara Mengurangi Risiko

Orang dengan diabetes tipe 2 tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Junianto Hamonangan
Pixabay
Orang dengan diabetes tipe 2 tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun. 

Sebuah penelitian terhadap pria pradiabetes menemukan bahwa mereka yang makan dengan porsi lebih kecil dan menerapkan perubahan nutrisi sehat lainnya, 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk terkena diabetes dibandingkan pria yang tidak melakukan perubahan pada kebiasaan makannya.

- Minum lebih banyak air

Tetap terhidrasi penting untuk membantu tubuh Anda membuang kelebihan glukosa melalui urin. Layanan kesehatan pemerintan Inggris (NHS) merekomendasikan minum enam hingga delapan cangkir cairan sehari, dengan air menjadi pilihan utama.

Jika Anda kesulitan menambah asupan air, Anda dapat mempertimbangkan untuk membeli botol air yang memiliki ukuran, sebagai pengingat untuk minum sepanjang hari.

- Mengikuti diet rendah karbohidrat

Mengikuti diet rendah karbohidrat bisa menjadi cara yang baik untuk menjaga kadar gula darah tetap rendah dan stabil karena karbohidrat meningkatkan kadar gula darah lebih tinggi dibandingkan kelompok makanan lainnya.

- Makan lebih banyak serat

Meningkatkan asupan serat dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, dan juga dapat menurunkan kadar kolesterol darah serta meningkatkan kesehatan usus.

Dokter menyarankan orang dewasa harus mengonsumsi 30 gram serat sehari, namun kebanyakan orang mengonsumsinya jauh lebih sedikit.

- Mendapatkan cukup vitamin D

Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin D dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan mencegah diabetes tipe 2.

- Mengurangi alkohol

Minum alkohol dalam jumlah banyak dapat mengganggu kontrol gula darah dan menyebabkan penambahan berat badan, yang dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

2. Menjadi lebih aktif

Olahraga dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 dengan berbagai cara.

Tidak hanya dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, tetapi juga dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin sehingga dapat digunakan lebih efektif (yang membantu menjaga kestabilan kadar gula darah).

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa selain membantu mencegah diabetes, tetap aktif juga dapat membantu membalikkannya. Anda juga bisa mengikuti kelas kebugaran.

3. Dapatkan dukungan untuk menurunkan berat badan jika Anda membutuhkannya

NHS menyarankan Anda mempertimbangkan untuk menurunkan berat badan jika BMI Anda 25 atau lebih, atau jika ukuran pinggang Anda lebih dari 94cm (37 inci) untuk pria atau 80cm (31,5 inci) untuk wanita (berapa pun BMI Anda).

Kita semua tahu bahwa mengonsumsi makanan sehat dan lebih banyak bergerak itu baik bagi kita, menurunkan berat badan lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. 

Namun tidak ada salahnya mencari dukungan ekstra jika Anda kesulitan menurunkan berat badan sendiri. 

Misalnya berkumpul dengan komunitas yang mendukung upaya Anda.

Anda bisa meminta mereka berolahraga bersama Anda dan/atau mendukung Anda dalam membuat pilihan makanan sehat. 

4. Berhenti merokok

Risiko terkena diabetes tipe 2 meningkat seiring dengan jumlah rokok yang Anda hisap. 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang merokok lebih dari 40 batang sehari memiliki kemungkinan 74 persen lebih besar terkena diabetes, sedangkan pria memiliki peningkatan risiko sebesar 45 persen.

Alasannya adalah nikotin dalam rokok dapat membuat tubuh kurang sensitif terhadap insulin, sehingga memengaruhi seberapa baik tubuh menggunakannya. 

Hal ini menyebabkan kadar glukosa dan insulin meningkat, yang seiring waktu dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Jika Anda ingin berhenti merokok tetapi khawatir tentang bagaimana Anda bisa melakukannya, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter Anda, yang akan dapat memberi saran berdasarkan keadaan pribadi Anda.

Jika Anda sadar bahwa Anda perlu melakukan beberapa perubahan pada gaya hidup dan merasa kewalahan, memulai dari hal kecil bisa membantu. 

Seringkali, perubahan kecil dilakukan secara bersamaan untuk menghasilkan perbedaan besar dan akan lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

Penting juga untuk bersikap baik kepada diri sendiri saat berupaya meningkatkan kesehatan Anda. 

Cobalah untuk tetap fokus pada apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kesehatan Anda saat ini dan di masa depan.

Dan yang terakhir, ingatlah untuk memberi penghargaan pada diri sendiri atas setiap perubahan positif yang Anda lakukan, betapapun kecilnya perubahan tersebut. restless.co.uk

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved