Selasa, 7 April 2026

Mengenal Penyakit Diabetes Tipe 2, Ini Tanda Peringatan dan Cara Mengurangi Risiko

Orang dengan diabetes tipe 2 tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Junianto Hamonangan
Pixabay
Orang dengan diabetes tipe 2 tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Diabetes menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia.

Di Inggris, saat ini lebih dari 4,4 juta orang yang hidup dengan diabetes di Inggris, dan sekitar 90 persen di antaranya menderita diabetes tipe 2.

Diabetes UK juga memperkirakan bahwa sekitar 1,2 juta orang hidup dengan diabetes tipe 2 yang belum terdiagnosis.

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menimbulkan beberapa komplikasi serius, seperti masalah mata, kerusakan saraf, dan peningkatan risiko serangan jantung atau stroke. 

Jadi, penting agar penyakit ini tidak dibiarkan begitu saja dan tidak ditangani.

Meskipun hal ini terdengar menakutkan, ingatlah bahwa diabetes biasanya dapat dikendalikan.

Hidup sehat dan panjang umur bisa saja terjadi jika kondisi ini ditangani dengan baik. 

Ada juga beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah dan bahkan membalikkan perkembangannya.

Orang dengan diabetes tipe 2 tidak memproduksi cukup insulin atau tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Kondisi ini paling sering terjadi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Insulin adalah hormon yang dibuat di pankreas. Ia bertindak seperti kunci yang memungkinkan karbohidrat yang kita peroleh dari makanan dan minuman (yang dipecah menjadi glukosa) berpindah ke dalam sel kita, di mana karbohidrat tersebut dapat digunakan sebagai energi atau disimpan sebagai lemak.

Ketika insulin tidak digunakan oleh tubuh dengan baik, kadar gula darah bisa meningkat hingga menjadi terlalu tinggi (hiperglikemia).

 Jika kadar gula darah tetap tinggi dalam jangka waktu lama, pembuluh darah akan rusak, sehingga dapat menyebabkan komplikasi kesehatan.

Area tubuh yang paling terkena dampak komplikasi ini seringkali adalah jantung, mata, kaki, dan ginjal.

Diabetes tipe 2 berbeda dengan diabetes tipe 1. Tipe 1 biasanya disebabkan oleh reaksi autoimun di mana tubuh secara tidak sengaja menyerang dirinya sendiri – menghancurkan sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved