Sabtu, 18 April 2026

Mengenal Penyakit Diabetes Tipe 2, Ini Tanda Peringatan dan Cara Mengurangi Risiko

Orang dengan diabetes tipe 2 tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Junianto Hamonangan
Pixabay
Orang dengan diabetes tipe 2 tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun. 

Jika tes darah Anda menunjukkan bahwa kadar gula darah Anda tinggi tetapi tidak cukup tinggi untuk diagnosis diabetes tipe 2, Anda mungkin diberi tahu bahwa Anda menderita 'pradiabetes' atau 'diabetes ambang'.

Pradiabetes adalah tahap penting dalam perkembangan diabetes, dan dengan melakukan beberapa perubahan gaya hidup, kadar gula darah dapat diturunkan dan mencegahnya berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Namun, penting untuk diperhatikan bahwa kadar gula darah dapat diinterpretasikan secara berbeda berdasarkan keadaan individu seseorang. 

Dokter Anda akan memastikan berapa kadar gula darah Anda yang seharusnya.

Bagaimana mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2?

Jika Anda merasa berisiko, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menguranginya. 
Cara utama untuk mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 adalah:

1. Lakukan perubahan positif pada pola makan Anda

Meskipun tampak jelas, mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang adalah salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menjaga berat badan yang sehat dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Langkah-langkah kecil namun bermanfaat yang dapat Anda ambil di antaranya adalah

- Mengurangi asupan gula sederhana dan karbohidrat olahan

Asupan tinggi gula sederhana dan karbohidrat olahan dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan. 

Gula sederhana juga dengan cepat diubah menjadi glukosa dan diserap ke dalam aliran darah sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat.

Salah satu cara terbaik untuk mengurangi asupan gula sederhana dan karbohidrat olahan adalah dengan membatasi jumlah makanan olahan dalam diet Anda (karena sering kali tinggi lemak, gula, dan kalori kosong) dan makan lebih banyak makanan alami dan utuh.

- Makan dalam porsi kecil dan lebih sering

Cara ini  dapat membantu mengatur kadar gula darah.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved