Mengenal Penyakit Diabetes Tipe 2, Ini Tanda Peringatan dan Cara Mengurangi Risiko
Orang dengan diabetes tipe 2 tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Junianto Hamonangan
Diabetes tipe 1 sering kali diturunkan dalam keluarga dan biasanya didiagnosis sebelum usia 40 tahun.
Baca juga: 10 Buah yang Ramah untuk Diabetes, Diyakini Bisa Mengelola Kadar Gula Darah Menjadi Lebih Baik
Apa saja tanda-tanda peringatan diabetes tipe 2?
Gejala diabetes tipe 2 mungkin tidak selalu membuat Anda merasa tidak enak badan.
Itulah sebabnya banyak orang bisa hidup dengan penyakit ini selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya.
Beberapa gejalanya adalah:
- Lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari
- Berjuang untuk memuaskan rasa haus Anda, atau merasa haus sepanjang waktu
- Mulutnya kering
- Merasa sangat lelah
- Alami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
- Mengalami penglihatan kabur
- Butuh waktu lebih lama untuk pulih ketika terkena sayatan
- Ada serangan sariawan dan/atau gatal secara teratur di penis atau vagina Anda
- Rasakan nyeri saraf atau mati rasa di tangan dan/atau kaki Anda
- Memiliki bercak hitam di area ketiak, leher, dan selangkangan (ini dikenal sebagai acanthosis nigricans dan disebabkan oleh kelebihan insulin dalam darah)
- Merasa mudah tersinggung, cemas, atau khawatir
Jika Anda mengalami gejalan seperti itu, penting untuk mengunjungi dokter.
Semakin dini diabetes didiagnosis dan dikendalikan, semakin rendah risiko Anda terkena komplikasi kesehatan jangka panjang.
Komplikasi kesehatan dari diabetes tipe 2 bisa mencakup:
- Serangan jantung dan stroke akibat rusaknya pembuluh darah
- Masalah kaki karena sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf
- Kerusakan ginjal dan/atau penyakit
- Penyakit gusi (lebih banyak gula dalam darah berarti lebih banyak gula dalam air liur Anda)
- Perkembangan kanker tertentu
- Masalah seksual akibat terbatasnya aliran darah ke organ seksual
- Hilangnya penglihatan karena rusaknya pembuluh darah pada mata
Bagaimana diabetes tipe 2 didiagnosis?
Diabetes tipe 2 dapat dengan mudah didiagnosis dengan tes darah atau urin, yang dapat dilakukan di ruang operasi dokter umum atau pusat kesehatan setempat.
Jika Anda menderita diabetes, dokter Anda akan berbicara dengan Anda tentang cara terbaik untuk mengendalikannya, yang biasanya melibatkan pengobatan, terapi insulin, dan/atau perubahan gaya hidup.
Anda juga akan diminta untuk memantau kadar gula darah Anda di rumah dan melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter atau perawat untuk memastikan semuanya terkendali.
Apa itu pradiabetes?
| Dinas Kesehatan Karawang Catat Ada Ribuan Remaja Mengalami Sakit Diabetes, Ini Pemicunya |
|
|---|
| Daewoong Pharmaceutical Memperoleh Izin Edar untuk Obat Diabetes Baru ‘Enavogliflozin’ di Indonesia |
|
|---|
| Waspada Obesitas Ganggu Fungsi Tubuh, Simak Daftar Langkah Praktis dengan Diet Sehat |
|
|---|
| Hari Diabetes Sedunia, Walikota Jakarta Timur Ingatkan Calon Haji Waspada |
|
|---|
| Kendalikan Gula Darah dengan Prinsip 3J yakni Jadwal, Jumlah, Jenis Makanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Diabetes-menjadi-salah-satu-penyakit-yang-paling-mematikan-di-dunia.jpg)