Viral Medsos

Viral Video Dramatis, Detik-detik Driver Ojol Selamatkan Wanita Hamil Hendak Lompat dari JPO Otista

Video wanita yang hendak bunuh diri itu viral di media sosial. Ia bergelantungan di JPO Jalan Otista dengan kedua tangan dipegang oleh sejumlah orang

Penulis: Desy Selviany | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Desy Selviany
Seorang wanita hamil mencoba terjun dari Jembatan Penyebarangan Orang (JPO) Jalan Otista, Hate Transjakarta Gelanggang Remaja, Jatinegara, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA -Seorang wanita hamil mencoba terjun dari Jembatan Penyebarangan Orang (JPO) Jalan Otista, Hate Transjakarta Gelanggang Remaja, Jatinegara, Jakarta Timur.

Nyawa wanita malang itu berhasil diselamatkan pengemudi ojek online yang mangkal di sekitar lokasi.

Video wanita yang hendak bunuh diri itu viral di media sosial.

Terlihat ia bergelantungan di JPO Jalan Otista dengan kedua tangan dipegang oleh sejumlah pengemudi ojol.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, 153 WNA China Tetap Masuk Indonesia Lewat Bandara Soetta, ini Kata Imigrasi

Baca juga: Istana Negara Turun Tangan Kasus Penghinaan Natalius Pigai, Minta Polisi Tindak Ambroncius Nababan

Baca juga: 119 Jenazah Covid-19 Telah Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel, Tapi Upah Penggali Kubur Belum Dibayar

Dalam video, perekam video terdengar histeris melihat aksi upaya bunuh diri wanita hamil tersebut.

"Ya Allah tolong dia mau loncat. Tolong selamatkan," kata si perekam video itu.

Seorang pengemudi ojek online yang menyelamatkan nyawa wanita itu Hansel Sianipar mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi Kamis (28/1/2021).

Saat itu ia melihat seorang wanita hendak bunuh diri dengan cara melompat dari JPO.

Ia pun langsung sigap menangkap tangan wanita tersebut bersama dengan pegawai transjakarta.

Hampir lima menit wanita itu bergelantungan di pinggir JPO

Beruntung, Hansel dan pegawai transjakarta berhasil mengangkat tubuh wanita yang diduga tengah hamil itu.

"Saya sih enggak tahu penyebabnya kenapa hendak melompat. Saya hanya menyelamatkan saja," ujar Sianipar dikonfirmasi.

Menurut Hansel, wanita itu memang kerap terlihat di Jalan Otista Raya.

Akan tetapi ia tidak mengenal secara pribadi wanita tersebut.

Baca juga: PERHATIAN! Tak hanya Penjual, Pengguna Surat Swab Palsu juga Bisa Dipidana Hingga 12 Tahun Penjara

Baca juga: Viral Video Gerombolan 30 Remaja Hendak Tawuran, Cegat Lawannya Pakai Celurit, Rampas Motornya

Baca juga: PSBB Jakarta Diperpanjang, Ini Jam Operasional Bus Transjakarta

Kata Hansel, usai kejadian tersebut, sejumlah petugas Dinas Sosial datang.

Wanita yang diketahui bernama Nur itu segera dibawa oleh mobil petugas Dinas Sosial.

Motif dan Kronologi Suami Cekik Istri Siri Muda Sampai Tewas

Kejadian seorang ibu muda tewas dicekik suami siri menghebohkan publik.

Tak ayal, kasus ibu muda dicekik suami siri sampai tewas tersebut, membuat pihak kepolisian turun tangan.

Terungkap motif dan kronologi suami cekik istri siri muda sampai tewas tersebut.

Aksi suami siri aniaya ibu muda terjadi karena pelaku cemburu melihat chat WhatsApp korban dengan pria lain.

Baca juga: VIDEO Ibu di Ciputat Timur Tega Aniaya Balitanya Sendiri, Kecewa Tak Diperhatikan Suami Sirinya

Baca juga: Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan Ternyata Suami Sirinya, Motif Cemburu, Sempat Bawa Kabur Harta Korban

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Fitri Yanti yang Mayatnya Ditemukan di Drainase Tertangkap, Dia Suami Siri Korban

Bahkan pelaku pembunuhan ibu siri muda nyaris bunuh diri lantaran panik.

NF (25) inisial korban selaku warga Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Sementara pelaku yang merupakan suami siri NF berinsial S, selaku warga Batuampar, Riau.

Ketika ditemukan tewas di sebuah kamar kos, Rabu (20/1/2021), terdapat bekas luka di kepala dan leher NF.

Pelaku dan korban terlibat cekcok dan S mencekik NF selama 30 menit hingga wanita muda itu tewas di tangan suaminya.

Pelaku yang panik sempat mencoba bunuh diri dengan minum obat nyamuk dan cekik lehernya sendiri dengan kabel charger.

S kemudian menyerahkan diri dan saat ini ditahan di Mapolres Probolinggo.

Kenal di Facebook dan diusir karena kasar

Aplikasi Facebook (Kompas.com)

NF, ibu muda yang memiliki anak berusia 4 tahun.

Setelah bercerai dengan suami pertamanya, NF berkenalan dengan pria berinsial S asal Riau di Facebook.

Pada April 2020, S dan keluarganya datang ke Probolinggo untuk melamar NF.

Namun karena pandemi, pernikahan di KUA ditunda.

Ilustrasi pembunuhan- Seorang ibu muda tewas dicekik suami sirinya. Penganiayaan tersebut terjadi karena pelaku melihat chat WA korban dengan pria lain. (The Indian Express)

Mereka pun melangsungkan pernikahan siri dan berencana meresmikan pernikahannya setelah pandemi selesai.

Menurut kakak NF, Totok, setelah menikah ternyata adiknya kerap mendapatkan perlakuan tak baik dari suami sirinya.

Bahkan kata Totok, S enak-enak di rumah saat NF bekerja.

Bahkan NF membelikan motor baru untuk S.

"Bahkan ia dibelikan sepeda motor Yamaha Vixion oleh adik saya, yang mana uang yang diperoleh merupakan uang hasil jualan online," kata Totok.

Keluarga yang tak terima dengan perilaku S yang kasar pada NF, kemudian mengusir pria asal Batuampar dari rumah mereka.

"Akhirnya dia diusir dari rumah kami, pelaku sempat meminta maaf sampai bersujud namun kami sudah memantapkan hati untuk tetap mengusirnya. Akhirnya S pergi dari rumah," jelas Totok.

Menurut Totok, di hari kejadian NF minta izin ke keluarga untuk megirimkan pesanan jualan online.

Awalnya ada keluarga yang hendak mengantar. Tapi NF menolak.

Keluarga mulai curiga karena hingga pukul 16.00 WIN, NF tak bisa dihubungi.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba polisi mendatangi rumah keluarga dan mengatakan jika NF tewas dibunuh suami sirinya.

"Polisi datang ke rumah kami dan mengatakan bahwa NF sudah meninggal karena dibunuh oleh suami sirinya sendiri.

Kami sangat terpukul dan sangat berat untuk menerimanya. Kami minta pelaku dihukum berat kalau perlu dihukum mati," kata Totok.

Menurut Totok kepergian NF membuat keluarga terpukul karena ibu NF baru meninggal dunia.

"Kami merasakan kepedihan secara beruntun lantaran ibu sudah meninggal belum sampai 40 hari yang lalu dan kini adik kami yang meninggal."

"Ibu kami meninggal karena sakit-sakitan, beliau sampai begitu karena terus kepikiran sama adik saya (NF) dan kasihan," kata Totok kepada Kompas.com di Kota Probolinggo, Jumat (22/1/2021).

Lampu kos

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan di hari kejadian, NF menemui suaminya, S yang tinggal di kos untuk mengantar pakaian.

S tinggal di kos di Jalan Letjen Sutoyo setelah diusir oleh keluarga istrinya.

Berdasarkan keterangan pemilik kamar indekos, Jumila, ia mengaku curiga karena kamar yang ditempati pasutri siri tersebut lampunya tidak dinyalakan hingga malam.

Karena curiga, Jumila bersama warga sekitar mengecek kondisi kamar melalui jendela.

Ternyata korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa di tempat tidurnya.

Jumila bersama warga melaporkan kejadian di kamar indekos miliknya tersebut ke polisi.

Mayat korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo.

Heri mengungkapkan, dari keterangan Marijo, suami pemilik indekos tersebut, S mengaku butuh kamar selama 2 minggu dan sudah membayar kepadanya sebesar Rp 250.000.

Pemilik indekos, kata Heri, sebelumnya tidak tahu identitas S karena saat dimintai KTP, S berjanji akan segera menyerahkan.

S saat ditahan di mapolres dan dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Lompat dari Lantai 25 Apartemen

Seorang wanita berinisial S (46) ditemukan tewas usai terjatuh dari lantai 25 Apartemen Green Bay, Pluit, Penjaringan Jakarta Utara pada Senin (25/1) kemarin.

Peristiwa ini yang mengegerkan penghuni Apartemen pun dibenarkan oleh Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Ardyansyah.

Ia menduga korban bunuh diri dengan cara melompat dari apartemennya.

"Iya kejadian kemarin. Korban meninggal diduga melakukan bunuh diri dari lantai 25 apartemen," kata Ardyansyah dikonfirmasi, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Viral Pengunjung Mal Taman Anggrek Jatuh dari Lantai 4, Diduga Bunuh Diri

Baca juga: Polisi di Depok yang Nekat Bunuh Diri Gunakan Pistol Usai Cekcok, Dimakamkan Tanpa Kehadiran Istri

Ardyansyah menyampaikan setelah mendapatkan laporan itu pihaknya langsung menuju ke lokasi.

Informasi yang didapat korban ditemukan pada pukul 16.30 WIB kemarin.

Setelah menelusuri identitas korban, S merupakan penghuni apartemen tersebut.

Diduga korban depresi lantaran sejak lama telah menderita tumor otak.

Hal ini dikatakan oleh suami korban.

"Berdasarkan keterangan suaminya, bahwa korban telah menderita tumor otak sudah lama dan sudah sering akan melakukan bunuh diri," katanya.

Baca juga: Polisi yang Bunuh Diri, Tembak Anak dan Istri di Depok Dikenal Tetangga Sosok Pendiam dan Kreatif

Timpa wanita lain

Peristiwa bunuh diri ini juga membuat seorang penghuni apartemen tersebut mengalami patah kaki, ketika tertimpa tubuh S yang terjun bebas dari lantai 25 Apartemen Green Bay Pluit.

"Iya ada seorang wanita yang mengalami patah tulang usai tertimpa tubuh korban saat bunuh diri. Yang bersangkutan pun juga sudah dibawa ke rs Atmajaya untuk perawatan," ungkapnya.

Setelah melakukan olah TKP awal, polisi pun membawa jenazah S ke RSCM guna kepentingan autopsi. 

Kasus lain 

Penghuni Rusun Rawa Bebek Cakung Tewas Usai Jatuh dari Lantai 5, Polisi Temukan Pecahan Kaca

Seorang penghuni Rusun Rawa Bebek, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (30/10/2020) ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai 5, diduga bunuh diri.

Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma mengatakan, korban berinisial HI (34) ditemukan tewas terlentang di halaman lobi Blok C Rusun Rawa Bebek sekira pukul 21.30 WIB.

"Korban diduga melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 5 Rusun Rawa Bebek," kata Satria, Sabtu (31/10/2020).

Video: Polisi Tetapkan Status Tersangka Pria Bersenjata Air Soft Gun

Berdasarkan keterangan kerabat yang tinggal di rusun, korban memang sudah memiliki niat untuk bunuh diri dalam kurun waktu seminggu terakhir.

HI sempat berkomunikasi dengan kerabatnya sekira pukul 18.00 WIB dan masuk ke unitnya sekira pukul 21.00 WIB.

Tidak lama HI keluar dari dalam unit dengan pergelangan tangan berdarah.

Baca juga: Warga Bukit Duri Keluhkan Listrik Token di Rusun Rawa Bebek

Baca juga: Anies Terima Keluhan Terkait Mahalnya Air Bersih di Rusun Rawa Bebek

Ketika dilakukan olah TKP di unit tempat korban tinggal ditemukan pecahan kaca yang digunakan saat melakukan percobaan bunuh diri sebelum memilih melompat dari lantai 5.

"Dari hasil olah TKP dan identifikasi diduga setelah menyayat lehernya korban lalu berjalan ke lantai 5 dan melompat. Korban ditemukan tewas dalam keadaan luka berat di kepala," tuturnya.

Korban sempat dibawa ke RS Islam Pondok Kopi untuk mendapat penanganan medis.

Namun nyawa pria yang berprofesi sebagai pedagang tersebut tidak dapat diselamatkan.

"Korban mengalami luka berat di bagian kepala akibat melompat dari lantai 5 Rusun. Kasusnya sekarang masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Baca juga: Nasib Pembangunan Rusun Rawa Bebek Hanya Menunggu Hasil Audit

Kanit Reskrim Polsek Cakung Iptu Stevano Leonard mengatakan korban diduga bunuh diri karena depresi.

Namun Stevano tidak merinci apakah depresi itu terkait ekonomi atau lainnya.

"Dari pihak keluarga menerima kejadian sebagai musibah, tapi kami tetap melakukan penyelidikan lanjutan. Jenazah korban sudah diurus pihak keluarga," ujarnya. (jos/jhs)

Disclaimer Pemberitaan Bunuh Diri:

Berita atau artikel ini menyampaikan informasi berdasar data dan fakta kejadian di lapangan.

Tulisan dan foto dalam publikasi ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi atau mendorong tindakan bunuh diri.

Pembaca terbelit masalah serius yang mengakibatkan kejiwaan gelisah, galau, atau frustasi, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, terbukalah dan berceritalah kepada teman atau keluarga untuk bersama-sama mencarikan jalan keluar.

Tidak ada masalah yang tidak punya solusi. Apabila anda merasa memerlukan, segera konsultasi kepada ulama/rohaniwan, psikolog atau psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

(Tribunnews.com/Kompas.com/Ahmad Faisol)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Seorang Ibu Muda Tewas Dicekik Suami Siri, Gara-gara Cemburu Baca WA Korban, Pelaku Coba Bunuh Diri"

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved