Nasib Pembangunan Rusun Rawa Bebek Hanya Menunggu Hasil Audit

Proyek dihentikan lantaran kurang memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Joko Supriyanto
Rumah Susun Rawa Bebek dilaksanakan kembali setelah terhenti pembangunannya 

WARTA KOTA, CAKUNG - Sejak dihentikannya Pembangunan Rusun Rawa Bebek pada 8 Oktober lalu oleh Gubernur DKI Basuki Cahaya Purnama kegiatan pembangunan sempat terhenti, proyek dihentikan lantaran kurang memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Salah seorang satpam yang menjaga di area tersebut mengatakan bahwa proyek sudah berjalan kembali, namun ia tidak mengetahui sudah sejauh mana. "Sudah ada yang kerja, tapi saya tidak tau bagaimana kondisinya, saya hanya bertugas di pos jaga saja jadi tidak tahu," katanya kepada Warta Kota, Rabu (16/11).

Namun saat dilokasi tidak dapat ditemui Kontraktor, untuk mempertanyakan sejauh mana proyek tersebut.

Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Arifin mengatakan saat ini belum ada yang bekerja, mereka hanya menjaga barang-barang saja. "Hasilnya masih di audit jadi belum tahu nantinya proyek tersebut akan dilanjutkan atau tidak, jadi tidak ada yang bekerja pastinya," katanya kepada Warta Kota, Rabu (15/11).

Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta mencatat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti pekerja yang tidak menggunakan pengaman kerja, kabel yang masuk ke dalam genangan air, serta steger menggunakan kayu.

Selain itu, penyebab lainnya penghentian pembangunan rusun tersebut yakni karena beberapa pekerjaan dinilai tidak memenuhi standar, sehingga harus dilakukan perbaikan, seperti bagian tangga, kamar mandi, serta lainnya. "Jadi masih banyak itu permasalahanya yang ditemukan, seperti coran yang tidak rata, tidak hanya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)," katanya.

Ia mengatakan saat ini hanya tinggal menunggu hasil audit saja. "Kami tidak bisa berandai-andai, nanti kita tunggu saja hasil auditnya," katanya.

Pantauan Warta Kota dilokasi, Rusun Rawa Bebek yang berada di Jalan Inspeksi Kanal Timur, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur ada 4 blok Rusun Rawa bebek yang masih dalam proses pengerjaan yang dikelola oleh PT Permata Dwi lestari.

Sekitar area pembangunan pun dipagarin dengan seng, spanduk yang bertuliskan himbauan untuk tetap meningkatkan keselamatan, dan kesehatan kerja.

Tidak terlihat aktifitas yang mencolok, hanya ada lima mobil yang terpakir disekitaran lokasi proyek, beberapa orang memang ada disekitaran proyek tapi tidak diketahui apakah mereka pekerja atau salah seorang petugas yang memang sedang memantau lokasi. (Joko Supriyanto)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved