Breaking News:

Polisi di Depok yang Nekat Bunuh Diri Gunakan Pistol Usai Cekcok, Dimakamkan Tanpa Kehadiran Istri

Jasad polisi yang bunuh diri setelah menembakkan pistol ke bagian kepalanya, telah selesai di kebumikan pihak keluarga di TPU Tirta Jaya

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Andy Pribadi
Istimewa
Jenazah Aiptu Slamet Teguh Riyanto saat dimakamkan di TPU Tirta Jaya, Sukmajaya, Depok, Kamis (31/12/2020). Teguh tewas setelah bunuh diri dengan menembakan pistol ke bagian kepalanya usai cekcok dengan sang istri Rabu (30/12/2020). 

Jasad polisi yang bunuh diri setelah menembakkan pistol ke bagian kepalanya, telah selesai di kebumikan pihak keluarga di TPU Tirta Jaya

Laporan Wartawan Warta Kota, Vini Rizki Amelia

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Jasad polisi yang bunuh diri setelah menembakkan pistol ke bagian kepalanya, telah selesai di kebumikan pihak keluarga di TPU Tirta Jaya, Sukmajaya, Depok, Kamis (31/12/2020) siang.

Sebelum dimakamkan, jenazah Aiptu Slamet Teguh Riyanto lebih dulu disemayamkan di rumah duka dan disolatkan di Musola Darul Iman yang letaknya tidak jauh dari rumah duka. 

Pada saat pemakaman, Ketua RT 2 RW 3, Kelurahan Tirta Jaya Kecamatan Sukmajaya, Sugiono mengatakan istri korban tak ikut mendampingi lantaran masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka tembak di kaki kirinya.

Baca juga: Pakar Psikologi Forensik Sebut Polisi Tembak Anak Istri dan Diri Sendiri Alami John Wayne Sindrom

Jenazah Teguh sendiri didatangkan langsung dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur menggunakan ambulans usai menjalani autopsi.

Saat di lokasi pemakaman, Sugiono mengaku suasana haru teejadi, bahkan salah seorang anak korban nyaris pingsan begitu jenazah sang ayah akan dimakamkan.

“Anaknya juga memohon doa untuk ibunya yang sudah selesai operasi. Tinggal adik nanti sore informasinya akan di operasi,” papar Sugiono kepada wartawan di Sukmajaya, Depok, Kamis (31/12/2020).

Baca juga: Komjen Agus Andrianto Dinilai Tepat Jabat Kapolri, Berikut Sejumlah Alasannya

Perihal kejadian yang mengebohkan warga Kampung Serab, Sukmajaya, Depok itu, Sugiono mengaku tidak mengetahui kronologis kejadian. 

Dirinya hanya mengetahui bahwa pada Rabu (30/12/2020) sekitar pukul 11.30 WIB telah terjadi penembakan lantaran dihubungi oleh salah satu anak almarhum. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved