Breaking News:

Kebakaran

Petugas Damkar Kota Bogor Temukan Titik Api yang Masih Menyala di Toko Buku di Jalan Merdeka

Petugas Damkar datang untuk memastikan tidak ada titik api lagi. Saat diperiksa ternyata ditemukan titik apai yang masih menyala.

istimewa
Kebakaran yang terjadi di Jalan Merdeka, Bogor Tengah. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Petugas Pemadam Kebakaran Kota Bogor kembali mendatangi Toko Buku 88 Toserba di Jalan Merdeka, Bogor Tengah, yang hangus dilalap Si Jago Merah.

Toko buku berlantai tiga tersebut terbakar pada Miinggu (31/5/2020) malam.

Dibutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk memadamkan api hingga proses pendinginan.

VIDEO: Jelang New Normal, Kawasan Kota Tua Disemprot Disinfektan

Ternyata, Selain Ajukan Cerai, Kellie Chauvin Berniat Hilangkan Nama Bawaan Suami di Belakangnya

Update Virus Corona Jakarta Selasa (2/6/2020) Total 7.459 Kasus, Sembuh 2.405 Orang, Tewas 525 Orang

2.000 Anak Buah Kapal WNI Telah Dievakuasi dari 9 Kapal Pesiar Selama Pandemi Virus Corona

 

Petugas datang untuk memastikan tidak ada titik api lagi. Saat diperiksa ternyata ditemukan titik apai yang masih menyala di dalam ruko yang sudah terbakar tersebut.

Dengan menggunakan perlengkapan keamanan petugas membawa selang ke dalam area yang masih menyala untuk memadamkan api.

"Hari ini Damkar Kota Bogor awalnya berniat untuk menginvestigasi dan melihat situasi di TKP 65 (lokasi kebakaran) di Jalan Merdeka, setelah dilapangan ternyata masih terdapat titik api," kata Kabid Damkar Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, saat ditemui di lokasi, Selasa (2/6/2020).

"Titik api itu berada di bawah reruntuhan bangunan," tambahnya.

Marse mengatakan, investigasi tersebut dilakukan, karena ada kekhawatiran ada titik api. Sebab, saat petugas memadamkan api terdengar suara bergemuruh, sehingga tidak dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Proses pendinginan baru dilakukan pada Senin (1/6/2020) pagi.

"Memang ada kekhawatiran dua malam yang lalu kami pada saat melaksanakan pemadaman itu sudah terdengar bunyi gemuruh seperti bangunan yang akan rubuh, makanya kiami tidak lanjutkan dan proses pendinginan dilanjutkan pagi. Benar bangunan itu ambruk," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved