Hari Lahir Pancasila
Ikut Upacara Melalui Video Conference, ini Arti Pancasila Bagi Anies Baswedan
Keadilan sosial itulah yang akan menjaga persatuan, menjaga bangsa. Karena itu tugas terbesar kita hari ini adalah memastikan hadirnya keadilan sosial
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara daring lewat video conference yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.
Anies Baswedan pun mengunggah saat dirinya mengikuti upacara tersebut.
Namun, Anies Baswedan juga mengunggah arti dari lahirnya pancasila.
Berikut arti pancasila bagi Anies Baswedan.
• 50 Persen Tunjangan ASN DKI Dipangkas, 25 Persen untuk Anggaran Covid-19, Sisanya Dibayar Nanti
• Anak dari Tenaga Medis yang Meninggal Karena Covid-19, Bisa Masuk SMA Negeri Tanpa Seleksi
• Peringati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni Libur Nasional, Upacara Tetap Digelar
Hari ini, 1 Juni, 75 tahun silam Bung Karno pidato tentang Pancasila di kota ini.
Pesan itu kemudian dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945 dan jadi narasi dasar tentang tujuan utama kita bernegara yaitu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
Keadilan sosial itulah yang akan menjaga persatuan, menjaga bangsa. Karena itu tugas terbesar kita hari ini adalah memastikan hadirnya keadilan sosial.
Hari ini kita terus ikhtiarkan agar Pancasila selalu hadir dilaksanakan di Ibukota walau sedang berhadapan dengan wabah COVID-19.
• Akhirnya Polisi Derek Chauvin Didakwa Pembunuhan, Setelah Menindih Leher George Floyd hingga Tewas
• Kisah Perjuangan Tirta ke Aceh di Tengah Pandemi, karena Sang Adik Meninggal,Prosesnya Melelahkan
• Masih Trending di Twitter Terkait Cuitannya, Dirut TVRI Imam Brotoseno Setiap Orang punya Masa Lalu
• Tidak Sanggup Bayar Iuran, BPJS Kesehatan Persilakan Peserta Kelas I dan II Turun Kelas
Anies Baswedan juga mengunggah sebuah gambar Garuda Pancasila berwarna putih.
Ia pun menuliskan sebuah pesan.
"Amalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan. Bersama lewati pandemi menuju bangsa lebih baik," katanya.
Video Conference
Presiden Joko Widodo hari ini, Senin (1/6/2020), memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara daring lewat video conference dengan mematuhi aturan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, yaitu mengenakan masker.
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020 dimulai tepat pukul 08:00 WIB dan disiarkan secara live oleh TVRI.
Selain Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani dan sejumlah pejabat negara lainnya juga mengenakan masker.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020 dilaksanakan dengan mengenakan masker.
Selain itu, untuk pertama kalinya pula upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020 dilaksanakan dengan cara daring lewat video conference.
Karena lewat video conference secara daring, maka seluruh peserta upacara tidak berada di satu lokasi sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, yaitu di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.
• Anies Sebut Penyebaran Covid-19 di Jakarta Semakin Rendah Setelah DKI Keluarkan Kebijakan Ini
• Mirip Akademi Militer, Akademi Demokrat Sudah Lantik Lulusan Pertamanya, Langsung Dinas di DPR RI
• MANTAN Ketua KPK Abraham Samad Serang Kebijakan Jokowi Naikkan BPJS: Lain Gatal Lain Digaruk
Namun, meski lewat video conference, inti peringatan upacara Hari Lahir Pancasila tetap dilaksanakan, di antaranya Pidato Presiden, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendi.
Kemudian, sesuai aturan protokol upacara, selesai upacara Presiden Jokowi meninggalkan tempat upacara terlebih dahulu, kemudian diikuti peserta yang lain.
Bangsa Pemenang
Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Ruang Garuda, Istana Bogor, Senin (1/6/2020).
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menegaskan, Indonesia harus tampil sebagai bangsa pemenang di tengah pandemi Covid-19.
"Sebagai bangsa yang besar kita juga harus tampil sebagai pemenang, kita harus optimis, kita harus menciptakan peluang di tengah kesulitan, kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata," kata Presiden Joko Widodo saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Ruang Garuda, Istana Bogor, Senin (1/6/2020).
Upacara diikuti sejumlah pejabat tinggi negara dari tempat mereka masing-masing.
Hadir secara virtual dalam upacara tersebut adalah Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang juga Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri bersama para Dewan Pengarah BPIP yaitu Try Sutrisno, Wisnu Bawa Tenaya, Ahmad Syafii Ma'arif, Said Aqil Siradj, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, Rikard Bagun.
• MAKIN Tak Terkendali, Kerusuhan di AS Makan Korban Tewas dan Toko-toko Mulai Dijarah Massa
• Masuk Tahun Ajaran Baru dengan Normal Baru di Tengah Pandemi Covid-19, Indonesia Dinilai Siap
• KABAR Gembira, Indonesia Siap Ikut Produksi Vaksin Covid-19 Bersama ASEAN dan China
Hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharai yang membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Ketua MPR Bambang Soesatyo yang membacakan teks Pancasila serta Ketua BPIP Yudian Wahyudi beserta jajaran BPIP lainnya dan para menteri Kabinet Indonesia Maju.
"Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinvoasi dan berprestasi di tengah pandemi covid ini. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa," tambah Presiden.
Presiden juga mengajak bangsa Indonesia untuk memperkokoh persatuan dan peduli serta berbagi bagi sesama.
• Pertama Kalinya Sejak PSBB, Bima Arya Salat Jumat Berjamaah di Masjid Baitur Ridwan Kota Bogor
"Mari kita tunjukkan bahwa kita bangsa yang kuat bukan hanya mampu menghadapi tantangan tapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi lompatan kemajuan," ungkap Presiden.
Presiden mengakui, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia pada tahun ini atau bahkan tahun depan sungguh sulit karena pandemi Covid-19.
"Situasi yang sulit masih akan kita hadapi, situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu," tambah Presiden.
Namun, Indonesia tidak sendirian karena ada 215 negara di dunia berada dalam kondisi seperti Indonesia.
• AKHIRNYA Dirut TVRI Iman Brotoseno Akan Nonaktifkan Akun Sosmednya, Ini Alasannya
"Semua dalam kesulitan tapi kita juga harus menyadari semua negara tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang, menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonominya," tambah Presiden.
Menurut Presiden Jokowi, hanya dengan bersatu dan saling peduli maka Indonesia dapat menjadi pemenang dalam mengendalikan virus dan memulihkan ekonomi.
"Selamat hari lahir Pancasila, selamat hari lahir Pancasila, selamat hari lahir Pancasila, mari kita selalu bersatu saling peduli dan selalu berbagi untuk kemajuan negeri kita tercinta ini," tegas Presiden.
• Dulu Tenggelamkan Kapal, Kini Susi Pudjiastuti Jualan Kaos Bertuliskan Tenggelamkan
Meski digelar secara virtual, para pejabat negara tersebut tetap berpakaian resmi dengan mengenakan jas dan kopiah bagi pria dan baju kerja resmi bagi wanita. Mereka juga kompak memakai masker.
Sebelumnya, upacara tersebut dijadwalkan digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri Jakarta Pusat secara langsung. Bahkan pesertanya dijadwalkan hadir sekitar 100 orang.
Namun, pada akhirnya upacara tak jadi digelar secara langsung di Gedung Pancasila dan digelar secara virtual dari tempat para penyelenggara masing-masing. (Antaranews)
• IPW Nilai Mabes Polri Harus Segera Bebaskan Ruslan Buton dari Penjara, Berikut Ini Alasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi04-0106.jpg)