Pemerintahan Jokowi

MANTAN Ketua KPK Abraham Samad Serang Kebijakan Jokowi Naikkan BPJS: Lain Gatal Lain Digaruk

Abraham Samad sebut kebijakan Presiden Jokowi soal kenaikan iuran BPJS lawan UU. 10 cuitan terakhir Samad semua mengkritisi kebijakan pemerintah.

photocollage/wartakotalive.com/kompas.com
Mantan Ketua KPK Abraham Samad mengkritik tajam kebijakan Presiden Joko Widodo terkait kenaikan Iuran BPJS sebagai kebijakan yang melawan hukum. 

* Abraham Samad sebut kebijakan Presiden Jokowi lawan UU

* Perpres No 64 tahun 2020 bentuk perlawanan terhadap hukum

* Abraham Samad bikin 10 cuitan di twitter kritik kebijakan pemerintah

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abrahan Samad mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo terkait kenaikan iuran BPJS.

Kritikan atau serangan Abraham Samad terhadap kebijakan pemerintah, baik yang disampaikan Presiden Jokowi maupun Menteri Keuangan Sri Mulyani, disampaikan Samad melalui akun twitter.

Dalam catatan Wartakotalive.com, sejak 16 Mei sampai 17 Mei (2 hari), Abraham Samad setidaknya mencuit sebanyak 10 kali.

Isi cuitan Samad di twitter itu hampir seluruhnya menggugat cara pemerintah mengatasi masalah di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Cuitan Abraham Samad itu diakhiri dengan tanda *ABAM* yang artinya ditulis oleh Samad.

Cuitan pertama muncul 16 Mei 2020 yang mengomentari berita di Kompas.com dengan judul "Drama Iuran BPJS Kesehatan: Naik, Dibatalkan MA, Lalu Dinaikkan Lagi".

Sekjend PB HMI Sebut Polemik Kenaikan Iuran BPJS.Terjadi Lantaran Ada Informasi yang Salah

BREAKING NEWS: Tak Pakai Masker di Qatar Dihukum 3 Tahun atau Denda Rp 815 Juta, Terberat di Dunia

Menurut Abraham Samad, putusan MA yang membatalkan kenaikan BPJS adalah putusan pengadilan yang berkuatan hukum tetap (incraht) yang kekuatannya sama dengan undang-undang.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved