Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Ini 3 Makanan yang Dianjurkan Dikonsumsi Saat Sahur, Cocok Juga untuk Program Diet

Agar puasa di bulan Ramadan 1441 Hijriyah ini dapat kita jalani dengan penuh semangat, menu sahur sebaiknya diisi dengan gizi seimbang.

Editor: Murtopo

2. Makanan kaya serat

Aneka sayuran

Makanan kaya serat akan menurunkan kolesterol dan glukosa darah.

Selain itu, itu akan membuat kamu tetap bersemangat sepanjang puasa.

Pola makan sehat juga dapat secara signifikan mengurangi gejala depresi dan kecemasan.

Begitu kesimpulan dari meta-analisis uji klinis acak terhadap studi pola makan kaya serat dan sayuran.

Studi tersebut menunjukkan bahwa menambahkan lebih banyak mengonsumsi sayuran ke dalam pola makan Anda dapat secara signifikan meningkatkan suasana hati, terutama bagi wanita.

Para peneliti telah lama menduga bahwa diet yang buruk dapat menyebabkan kesehatan mental yang buruk.

Meskipun dasar-dasar masalah kesehatan mental adalah kompleks.

Namun, beberapa ilmuwan telah menyarankan bahwa diet atau menjaga pola makan sama pentingnya konsultasi ke psikiatri, kardiologi, endokrinologi, dan gastroenterologi.

Tetapi apakah keseluruhan bukti yang ada mendukung klaim tersebut?

Joseph Firth adalah peneliti dari Universitas Manchester di Inggris yang memimpin para ilmuwan untuk penelitian tersebut.

Aneka sayuran
Aneka sayuran (Pexels.com)

 8 Jenis Sayuran ini Tidak Boleh Dimakan Mentah karena Bisa Ganggu Kesehatan

Dr Firth dan koleganya mencatat bahwa pola makan buruk dapat berdampak negatif bagi kesehatan mental.

Akan tetapi, pola makan itu tidak secara otomatis berarti bahwa memperbaiki pola makan seseorang dapat mengurangi gejala depresi dan kecemasan.

Jadi, untuk menetapkan secara pasti apakah diet yang lebih baik dapat memperbaiki gangguan mood, para ilmuwan memeriksa data hampir 46.000 orang.

Lantas, para peneliti itu memublikasikan hasil penelitiannya ke dalam jurnal Psychosomatic Medicine.

Makanan tinggi sayuran dan serat adalah kuncinya

Para peneliti memeriksa informasi yang tersedia dari database elektronik utama.

Mereka mencari semua uji coba secara acak yang memelajari efek intervensi diet pada gejala depresi dan kecemasan.

Para ilmuwan mempersempit pencarian mereka menjadi 16 percobaan acak terkontrol yang memenuhi syarat yang merangkum informasi dari 45.826 peserta.

 5 Manfaat Mengonsumsi Buah-buahan dan Sayuran Hijau untuk Menjaga Tubuh Tetap Sehat

Analisis studi menemukan hubungan yang jelas antara pola makan nabati dan risiko depresi yang lebih rendah.

Analisis tersebut mengungkapkan bahwa setiap jenis perbaikan diet "secara signifikan mengurangi gejala depresi."

Namun, perubahan pola makan tidak memengaruhi kecemasan.

Intervensi diet yang mengurangi depresi termasuk diet penurunan berat badan, diet pengurangan lemak, dan diet kaya nutrisi. "Ini sebenarnya berita baik," kata Dr Firth.

Efek yang sama dari semua jenis perbaikan diet menunjukkan bahwa diet yang sangat spesifik atau khusus tidak diperlukan untuk rata-rata individu.

Sebaliknya, kata Dr Firth, hanya membuat perubahan sederhana sama-sama bermanfaat bagi kesehatan mental.

 Santap Sayuran-sayuran ini Bisa Bikin Kulit Bercahaya Sepanjang Hari

"Secara khusus, makan lebih banyak makanan padat gizi yang tinggi serat dan sayuran, sementara mengurangi makanan cepat saji dan gula halus tampaknya cukup untuk menghindari efek psikologis yang berpotensi negatif dari diet 'junk food'."

Diet sehat mungkin merupakan 'perawatan yang layak'

Peneliti lainnya, Brendon Stubbs, dosen klinis di NIHR Maudsley Biomedical Research Centre dan King's College London, juga melaporkan temuan dan menekankan pentingnya olahraga.

"Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa ketika intervensi diet dikombinasikan dengan olahraga, peningkatan yang lebih besar dalam gejala depresi dialami oleh orang-orang," ucap Brendon Stubbs.

Secara keseluruhan, kata Brendon Stubbs, peneliti menyoroti peran sentral dari makan makanan yang lebih sehat dan berolahraga secara teratur sebagai pengobatan membantu suasana hati seseorang.

Analisis tersebut juga menemukan bahwa penelitian terhadap partisipan wanita menghasilkan manfaat kesehatan mental yang lebih signifikan dari perbaikan diet.

 5 Jus Buah-Sayuran Ini Menjaga Kesehatan Liver Anda, Ayo Minum!

Para peneliti tertarik terhadap penelitian tentang mekanisme yang mungkin memediasi hubungan antara diet dan kesehatan mental.

Mereka mengatakan bahwa belum memahami mengapa beberapa data menunjukkan manfaat yang jauh lebih besar bagi wanita.

Oleh karena itu, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dari penelitian tersebut.

"Dan kita juga perlu menetapkan bagaimana manfaat diet sehat terkait peningkatan kesehatan fisik," kata Dr Firth.

"Bisa melalui pengurangan obesitas, peradangan, atau kelelahan yang semuanya terkait dengan diet dan berdampak pada kesehatan mental," ucapnya lagi.

Halaman
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved