Breaking News:

Bebas dari Penjara, Buni Yani Berniat Buka Pondok Pesantren

BUNI Yani, terpidana kasus pelanggaran UU ITE akibat postingan di akun Facebook-nya soal pidato Ahok, bebas dari Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Istimewa
Buni Yani bebas dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). 

Setelahnya, Buni Yani mengajukan banding.

Belum Ada Perpres, Dewan Pengawas KPK Tak Bisa Kerja Meski Sudah Dilantik Jokowi

Namun, Pengadilan Tinggi (PT) Bandung menolak permohonan banding Buni Yani dalam kasus UU ITE per 4 April 2018.

Jaksa dan Buni Yani pun menempuh jalur kasasi.

Akan tetapi, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Buni Yani.

Ali Mochtar Ngabalin Ungkap Gibran Tak Pernah Bicara kepada Jokowi Saat Maju di Pilkada Solo

Dalam putusan kasasi tersebut, hukuman Buni Yani sama dengan hukuman di pengadilan tingkat pertama, yakni satu tahun enam bulan penjara.

Sebelumnya diberitakan, Buni Yani curhat soal derita dirinya di Lapas Gunung Sindur, lewat sepucuk surat. Surat yang diduga milik atau berasal dari Buni Yani itu viral di media sosial.

 Siapa yang Cocok Jadi Ketua Umum PSSI? Erick Thohir dan Ahok Menolak, Cak Imin Bersedia

Salah satu media sosial yang membagikan surat itu adalah akun twitter @worosembodro, Sabtu (23/2/2019).

Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian saat dihubungi Wartakotalive.com, membenarkan bahwa Buni Yani memang menulis surat curhat dari Lapas Gunung Sindur.

"Ya itu memang surat dari Pak Buni Yani sebagai ungkapan ketidakadilan," ujar Aldwin Rahadian. 

 Fadli Zon Ungkap Kondisi Penjara Tempat Ahmad Dhani Mendekam, Tidur Saja Harus Gantian

Berikut ini surat Buni Yani yang ditulis pada Kamis (21/2/2019) lalu dan disebar pengacaranya, Aldwin Rahadian, pada hari yang sama.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved