Breaking News:

Bebas dari Penjara, Buni Yani Berniat Buka Pondok Pesantren

BUNI Yani, terpidana kasus pelanggaran UU ITE akibat postingan di akun Facebook-nya soal pidato Ahok, bebas dari Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Istimewa
Buni Yani bebas dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). 

"Jadi bukan karena ujaran kebencian berdasar SARA," tegas Irfan.

Irfan memastikan kondisi Buni Yani dalam kondisi sehat saat bebas.

Dewan Pengawas KPK: Salah Satu Tugas Kami Jangan Sampai Pimpinan Obral Penyadapan

"Beliau dalam kondisi sehat walafiat," kata Irfan.

Ia mengaku sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan simpatisan yang turut menjemput Buni Yani dari Lapas Gunung Sindur.

"Yang kemudian dilanjutkan dengan menandatangani administrasinya di Bapas Bogor," jelas Irfan.

Bukan Lima Anggotanya, yang Dipersoalkan Banyak Pihak Adalah Kewenangan Dewan Pengawas KPK

Pada 14 November 2018, Buni Yani divonis hukuman satu tahun enam bulan penjara, dalam perkara pelanggaran UU ITE oleh hakim Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

Ia dianggap terbukti melanggar pasal 32 ayat 1 UU ITE.

Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yang meminta hakim menghukum Buni Yani dengan penjara dua tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Resmikan Implementasi B30, Jokowi: Kita Mau Keluar dari Rezim Impor Atau Tidak?

Buni Yani dinilai menyebarkan informasi yang menimbulkan polemik melalui postingannya di Facebook.

Ia mengunggah video mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dan menghilangkan kata 'pakai' dalam transkripannya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved