Breaking News:

Jalan Berbayar

Satlantas Polresta Depok Nilai ERP di Jalan Margonda Tidak Tepat dan Sebelum Ini Ramai Ditolak Warga

Tidak tepat kalau ERP diterapkan di Jalan Margonda karena masih harus dibenahi infrastruktur Jalan Margonda.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Gede Moenanto
Dok.Satlantas Polresta Depok
Ilustrasi Kepolisian beranggapan rencana ERP tidak tepat. 

Kalangan petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Depok menanggapi wacana penerapan jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di Jalan Margonda Raya, Depok pada 2020.

Kepala Satlantas Polresta Depok, Kompol Sutomo mengatakan, wacana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dirasa tidak tepat.

"ERP dari ( Polrestro Depok) kami belum pernah rapat tuh adalah tidak tepat kalau ERP diterapkan di Jalan Margonda karena masih harus dibenahi infrastruktur Jalan Margonda," kata Sutomo di bilangan Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (27/11/2019).

Komitmen Puskesmas Cileungsi untuk Melawan Wabah Hepatitis Dilaksanakan Bersama Masyarakat

Sutomo mengatakan, pembenahan infrastruktur di Jalan Margonda harus dilakukan karena di lapangan masih banyak trotoar yang rusak atau bolong-bolong.

Pihak BPTJ, kata Sutomo, harus memerhatikan hal-hal tersebut sebagai penunjang jika nantinya ERP benar-benar diterapkan.

"Kita lihat jalanan di wilayah Tangerang Selatan itu bagus infrastrukturnya. Perlu dicontoh," tutur Sutomo.

Berdasarkan data Satlantas Polrestro Depok, Sutomo membeberkan bahwa kendaraan yang melintas Jalan Margonda Depok perjam sekitar 4.500 unit kendaraan.

"Sejauh ini, tidak ada penataan Jalan Margonda, jadi ya enggak tepat (penerapan ERP). Data kendaraan yang melintas perjam 4500 pada jam 6 dan 7 pagi, " kata Sutomo.

Update Penyakit Hepatitis Terjadi Lebih Cepat Menular Dibanding HIV Sehingga Publik Diminta Waspada

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad mengatakan pihaknya tengah fokus dan berkonsentrasi pada pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT), yang merupakan proyek transportasi prioritas skala nasional.

Terkait dengan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) yang direncanakan bakal diterapkan di Jalan Margonda oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Idris mengaku hal tersebut masih sebatas wacana.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved