Minggu, 10 Mei 2026

Kesehatan

Orang Bertubuh Tinggi Terkena Risiko Diabetes Tipe 2 Lebih Rendah Ketimbang Orang Pendek

Peneliti menyarankan bahwa dokter harus memantau risiko kardiometabolik lebih sering pada orang berperawakan pendek.

Tayang:
Daily Mail
Ilustrasi perempuan pendek dan lelaki tinggi 

Penelitian dari Jerman menemukan bahwa orang bertubuh lebih  tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

Menurut studi Diabetologia, untuk setiap 10 sentimeter (cm) dari tinggi tubuh, ada 41 persen pengurangan risiko diabetes tipe 2 pada pria dan 33 persen pada wanita.

Para peneliti telah menyesuaikan hasil penelitian berdasarkani usia, pendidikan, gaya hidup, dan ukuran pinggang pada risiko diabetes.

Mereka berpendapat bahwa hubungan terbalik antara tinggi badan dan risiko diabetes tipe 2 bisa disebabkan karena lebih sedikit penumpukan lemak di hati.

Selain itu,  faktor risiko kardiometabolik lebih menguntungkan, "khususnya lemak darah, adiponektin, dan protein C-reaktif."

Mereka yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) kelebihan berat badan atau obesitas, risiko diabetes tipe 2 berkurang sekitar 36 persen pada pria dan 30 persen pada wanita untuk setiap tambahan 10 cm tinggi badan.

Terlalu Banyak PR Bikin Kesehatan Tubuh dan Kejiwaan Anak-anak Buruk, Orang Tua Juga Ikut Stres

5 Teh Ini Berkhasiat Meningkatkan Kesehatan Pencernaan Anda, Yuk Minum Teh Demi Kesehatan Tubuh!

Hal itu mengindikasikan, risiko diabetes lebih tinggi dengan lingkar pinggang  lebih besar melawan efek menguntungkan yang berkaitan dengan tinggi badan.

Terlepas dari apakah lingkar pinggang lebih besar disebabkan oleh pertumbuhan karena ketidakseimbangan energi.

Perawakan pendek dan diabetes tipe 2

Studi dilakukan oleh para ilmuwan dari German Center for Diabetes Research dan German Institute of Human Nutrition Postdam-Rehbruecke, di Jerman.

Para peneliti mencatat, sebanyak  27.548 peserta  mendaftar dalam studi Investigasi Prospektif Eropa terhadap Kanker dan Nutrisi (EPIC) di Potsdam , Jerman selama 1994-1998.

Dari peserta tersebut, sebanyak 16.644 adalah perempuan dan berusia 35-65 tahun dan 10.904 adalah laki-laki usia 40-65 tahun.

Untuk analisisnya, para peneliti secara acak memilih sampel yang representatif sekitar 10 persen  dari kelompok.

Bisakah Makanan Digunakan Sebagai Obat? Ini Perlu Anda Ketahui Tentang Kesehatan Tubuh

5 Cara Meningkatkan Kolagen Untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit Anda

Temuan baru ini mengikuti penelitian sebelumnya yang mengaitkan perawakan pendek dengan risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.

Laporan menunjukkan, orang lebih tinggi  memiliki sensitivitas insulin lebih besar dan sel beta yang berfungsi lebih baik telah menyertai temuan sebelumnya.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved