Kamis, 30 April 2026

Gaya Hidup

Kalg Hadir di WhatsApp, Hitung Kalori Makanan Lokal Jadi Lebih Mudah

Kalg hadir sebagai asisten kesehatan pribadi yang "bersembunyi" di dalam aplikasi chat favorit Anda, WhatsApp.

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Kalg yang telah dibekali database masakan khas Indonesia akan memberikan estimasi kalori dan rekomendasi secara instan. 
Ringkasan Berita:
  • Kalg hadir sebagai asisten kesehatan pribadi untuk menghitung kalori makanan lokal lewat WhatsApp.
  • Pengguna cukup kirim foto atau deskripsi makanan, lalu sistem memberi estimasi kalori berbasis database makanan Indonesia.
  • Kalg menawarkan program diet personal berbasis AI dengan durasi fleksibel sesuai target, bukan sistem langganan bulanan.
  • Layanan ini memantau progres, memberi insight nutrisi, dan membantu pola makan sehat secara sederhana tanpa ubah kebiasaan pengguna.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Memulai hidup sehat seringkali terhambat oleh rumitnya menghitung kalori makanan lokal.

Menjawab tantangan tersebut, Kalg hadir sebagai asisten kesehatan pribadi yang "bersembunyi" di dalam aplikasi chat favorit Anda, WhatsApp.

Melalui Kalg, pengguna cukup mengirimkan foto atau deskripsi makanan seperti rendang, nasi goreng, hingga jajanan pasar melalui chat.

Kalg yang telah dibekali database masakan khas Indonesia akan memberikan estimasi kalori dan rekomendasi secara instan.

"Kami ingin teknologi ini menjadi teman yang membantu tanpa mengubah rutinitas secara drastis," ujar Chandra Ishano, Founder Kalg melalui pesan tertulis, Rabu (29/4/2026).

Kalg mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai peduli pada pola makan dengan cara yang paling sederhana, melalui jendela chat yang mereka buka setiap hari.

"Masyarakat kita anti app baru dan subscription abadi. Kalg buat program personal, AI prediksi hanya butuh 3-6 bulan, bayar sesuai target, stop pas ideal," tegas Chandra Ishano, Founder Kalg.

Keunikan Kalg terletak pada pendekatannya yang personal. Dibandingkan model langganan tetap, Kalg menawarkan program penurunan berat badan dengan durasi yang disesuaikan oleh AI.

Jika pengguna ditargetkan mencapai berat badan ideal dalam tiga bulan, maka program hanya berjalan selama periode tersebut.

"Kami ingin teknologi ini menjadi teman yang membantu tanpa mengubah rutinitas secara drastis," tambah Chandra Ishano. Kalg mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai peduli pada pola makan dengan cara yang paling sederhana: melalui jendela chat yang mereka buka setiap hari.

 Kalg adalah layanan digital berbasis AI yang membantu pengguna mencatat makanan, memantau estimasi kalori, dan mengikuti progres berat badan melalui WhatsApp serta dashboard personal.

Layanan ini menggunakan data yang diberikan pengguna, seperti identitas dasar, profil tubuh, target berat badan, aktivitas, dan log konsumsi makanan, untuk menyediakan target kalori, insight nutrisi, dan monitoring progres yang dipersonalisasi.

Model bisnis Kalg berbasis program, bukan langganan bulanan, di mana pengguna mendapatkan akses ke program digital yang disesuaikan dengan target berat badan dan estimasi durasi programnya. Program ini mencakup fitur pencatatan makanan, dashboard progres, rekomendasi kalori, dan insight nutrisi berkelanjutan. Kalg diluncurkan pada April 2026.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved