Kesehatan

Orang Bertubuh Tinggi Terkena Risiko Diabetes Tipe 2 Lebih Rendah Ketimbang Orang Pendek

Peneliti menyarankan bahwa dokter harus memantau risiko kardiometabolik lebih sering pada orang berperawakan pendek.

Orang Bertubuh Tinggi Terkena Risiko Diabetes Tipe 2 Lebih Rendah Ketimbang Orang Pendek
Daily Mail
Ilustrasi perempuan pendek dan lelaki tinggi 

Tim peneliti menemukan bahwa untuk pria, ada hubungan kuat antara panjang kaki yang lebih panjang dan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

Namun pada wanita, tinggi duduk dan panjang kaki berkontribusi terhadap efek ini.

Peneliti melaporkan, pertumbuhan sebelum pubertas memiliki efek lebih signifikan pada risiko diabetes lebih rendah daripada pertumbuhan setelah pubertas pada pria.

Namun, bagi perempuan, tampaknya pertumbuhan sebelum dan sesudah pubertas berkontribusi pada risiko diabetes lebih rendah.

Jangan Abaikan Tanda Garis di Kuku, Segera ke Dokter Untuk Memastikan Kesehatan Tubuh Anda

Lemak hati dan kardiometabolik

Di antara analisis mereka, para peneliti menghitung sejauh mana lemak hati dan faktor risiko kardiometabolik lainnya dapat menjelaskan hubungan antara tinggi dan diabetes tipe 2.

Mereka menemukan bahwa ketika mengeluarkan efek potensial dari kandungan lemak hati, pengurangan risiko diabetes tipe 2 per 10 cm tinggi ekstra pada pria adalah 34 persen (dibandingkan dengan total 41 persen) dan 13 persen pada wanita (dibandingkan dengan 33).

Faktor risiko kardiometabolik tertentu juga berpengaruh.

Pada pria dan wanita, lemak darah dan hemoglobin terglikasi (ukuran gula darah) tampaknya memengaruhi hubungan antara tinggi dan diabetes tipe 2.

Namun pada wanita, ada dampak tambahan dari adiponektin dan protein C-reaktif.

Halaman
1234
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved