Raperda KTR
Bebani Pedagang Pasar, APPSI Tolak Raperda KTR DKI Jakarta
APPSI DKI Jakarta tolak pasal larangan jual rokok dalam Raperda KTR. Pedagang sebut aturan itu bisa mempercepat kematian pasar tradisional.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara
Terhadap potential loss tersebut, Farah menyebutkan hal tersebut harus menjadi bahan pemikian bersama.
Formulasi pengganti atas potential loss tersebut, tambah Farah, harus dicari solusinya baik eksekutif maupun legislatif.
"Potential loss ini kan kerja kolektif ya, jadi maksudnya upaya, solusi yang kita berikan itu justru nggak cuma dari Pansus, justru seluruh DPRD gitu ya. Kita harus memformulasikan, walaupun secara umum dari DBHCHT kan memang berkurang, ada kemungkinan berkurang hampir 50 % ya dari Rp2 triliun sampai dengan Rp1 triliun, nanti mungkin bisa dicek," ujarnya.(m27)
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
raperda KTR
Kawasan Tanpa Rokok
Multiangle
Jakarta
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI)
| APCAT Summit 2026 Picu Kekhawatiran Pedagang, Regulasi Rokok Disorot |
|
|---|
| APKLI Ingatkan DPRD DKI: Raperda KTR Jangan Bunuh Pedagang Kecil |
|
|---|
| Ranperda KTR Jakarta Larang Iklan Rokok, Asosiasi Periklanan Minta Perlindungan |
|
|---|
| Pengusaha Warteg Gelisah soal Raperda KTR, Khawatir Usaha Kian Tertekan |
|
|---|
| Bapemperda DKI Jakarta Pro UMKM, Cabut Pasal yang Mematikan Pedagang Rokok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/asosiasi-pedagang-rokok-tolak-Raperda-KTR23.jpg)