Berita Nasional

Panglima TNI Janji Tumpas OPM, Tidak Boleh Didiamkan: Jangan Ada Negara dalam Negara

Panglima tegaskan tidak boleh ada negara dalam negara. Janji tumpas TPNPB-OPM/KKB karena telah mengganggu misi kemanusiaan TNI

Editor: Rusna Djanur Buana
KOMPAS.com/ Tatang Guritno
Panglima TNI Agus Subiyanto di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (10/4/2024). Panglima menegaskan tidak boleh ada negara dalam negara. Dia berjanji akan menumpas TPNPB-OPM/KKB karena telah mengganggu misi kemanusiaan TNI 

"Korban bernama Pampang mengalami luka tembak pada bagian kepala sebelah kanan dan saat ini dalam kondisi kritis di RSUD Ilaga."

"Sementara, satu warga asli Papua bernama Nortinus, mengalami luka akibat rekoset peluru pada pinggang sebelah kiri dan kondisinya stabil setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Ilaga.”

Demikian penjelasan Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Faizal Ramadhani, melalui keterangan tertulis.

Rekoset adalah kondisi sebuah peluru memantul setelah ditembakkan, sehingga menyasar pada perkenaan yang mulanya tidak dituju.

Menurut Faizal, aparat keamanan kini masih terus berusaha menyelidiki kejadian tersebut untuk mengetahui siapa pelaku, dan apa motifnya.

"Kami masih terus melakukan penyelidikan intensif dengan melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti terkait, serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan," kata Faizal.

Dalam dua hari terakhir, KKB sudah tiga kali beraksi di Papua Tengah dan Papua Pegunungan di lokasi yang berbeda-beda.

Pada Senin (8/4/2024) siang, KKB menyerang pos keamanan di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Akibatnya, Nando Duwitau (12) meninggal dunia dan Nopina Duwitau (6) mengalami luka tembak di tangan sebelah kiri.

Baca juga: Kronologi Gugurnya Anggota Pasukan Elit Denjaka yang Ditembak KKB, Panglima Berduka

Lalu pada malam hari, KKB membunuh seorang warga sipil di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Kepala kampung dibunuh

Kepala Kampung Modusit, Timo Kasipmabin, diduga dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB), di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Senin (8/4/2024) malam.

"Kalau kejadiannya benar, anggota sedang menuju TKP," ujar Faizal Ramadhani, saat dihubungi melalui telepon, Selasa (9/4/2024).

Ia mengaku belum dapat memastikan berapa jauh lokasi kejadian dari Distrik Oksibil yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Pegunungan Bintang.

Baca juga: 95 Orang Tercatat jadi Korban Penyerangan KKB di Yakuhimo Papua Pegunungan, 13 Orang Tewas

Akan tetapi, lokasi kejadian sudah dapat dijangkau melalui moda transportasi darat.

"Jalur darat ke arah Serambakon," kata Faizal.

Sementara dari informasi yang beredar, Timo Saipmabin tewas ditembak oleh KKB pimpinan Ananias Ati Mimin.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved