Pemilu 2024
Pakar Hukum Tata Negara Feri Nilai Dugaan Penggelembungan Suara PSI untuk Alihkan Isu Hak Angket
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari sebut dugaan penggelembungan suara Partai Solidaritas Indonesia terlalu terang benderang.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Sigit Nugroho
Meski demikian, DPR bisa memanggil KPU untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Feri mencontohkan, Presiden Amerika Serikat (AS) Richard Nixon dimakzulkan dan mundur dari jabatan presiden, karena cawe-cawe menggunakan data intelijen untuk mengetahui ‘dapur’ parpol lawannya.
Feri menambahkan bahwa syarat untuk mengajukan hak angket bukan hal sulit karena membutuhkan tandatangan 25 anggota DPR dari dua fraksi berbeda.
Kemudian, untuk mengegolkan hak angket harus memenuhi syarat rapat paripurna dihadiri 288 anggota DPR dan setengah dari anggota yang hadir menyetujui hak angket.
“Angkanya mudah sekali. Seharusnya dengan PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKS, PKB, PPP total ada 314 kursi,” papar Feri.
Menko Polhukam: Kita Lihat Nanti Hasil dari KPU Saja
Menko Polhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto turut buka suara terkait melonjaknya perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Pemilu 2024.
Meningkatnya perolehan suara PSI akibat adanya dugaan penggelembungan suara terhadap PSI.
Hadi mengatakan bahwa dugaan penggelembungan perolehan suara tersebut masih bersifat spekulasi, dugaan, dan asumsi.
Oleh karena itu, Hadi mengajak semua pihak untuk menunggu hasil resmi dari KPU.
"Ya, kita lihat nanti hasil dari KPU saja ya, kan ini hanya spekulasi dulu," kata Hadi usai menemui sejumlah pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kantor MUI Jakarta pada Selasa (5/3/2024).
"Berita-berita itu juga kita dengar. Kita lihat nanti hasilnya dari KPU. Nah itu kan harus dibuktikan (dugaan penggelembungan suara PSI). Dan masih diduga, asumsi masih," ujar Hadi.
Sebelumnya, perolehan suara PSI meroket hanya dalam waktu tiga hari berdasarkan hasil hitung suara manual atau real count KPU dari 29 Februari sampai 2 Maret 2024.
Baca juga: Ketum HMS Center Tantang Menkopolhukam Hadi Tjahjanto Tuntaskan Skandal BLBI
Dalam kurun waktu tersebut, suara PSI bertambah dari 2.171.907 atau 2,86 persen pada Kamis (29/2/2024) pukul 10.00 WIB menjadi 2.402.268 atau 3,13 persen pada Sabtu (2/3/2024) pukul 15.00 WIB.
Artinya, suara PSI tercatat bertambah sebanyak 230.361 suara dalam kurun waktu tiga hari.
Pemilu 2024
PSI (Partai Solidaritas Indonesia )
Hak Angket
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto
Ray Rangkuti
Timnas AMIN
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari
Sekretaris KPU Jakarta Dirja Abdul Kadir Ungkap Pekerjaan KPUD Jakarta Belum Selesai |
![]() |
---|
Sempat Khawatir pada Kerawanan, KPU Jakarta Apresiasi Kinerja Polri Amankan Pelaksanaan Pilkada 2024 |
![]() |
---|
DKPP Prihatin Masih Banyak Penyelenggara Pemilu Tidak Netral di Pemilu 2024 |
![]() |
---|
Bawaslu Kabupaten Bekasi Rilis Laporan Akhir Pengawasan Pemilu 2024, Ini Hasilnya |
![]() |
---|
Gugatan Kader PKB Calon Anggota DPR Terpilih yang Dipecat Cak Imin Dikabulkan Bawaslu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.