Pemilu 2024

Hengkang dari PSI, Michael Victor Sianipar Gabung Perindo: Kepemimpinannya Tegas, Arah Partai Jelas

Michael optimis bahwa tren kenaikan Perindo di berbagai lembaga survei terpercaya akan menjadikan Perindo sebagai partai papan tengah di parlemen

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Michael Victor Sianipar bersama Ketua Umum Perindo Hari Tanoe. Michael memutuskan berlabuh ke Perindo setelah hengkang dari PSI 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Politisi muda Michael Victor Sianipar telah secara resmi bergabung di Partai Perindo dalam acara deklarasi di kantor DPP Perindo di Menteng, Jakarta Pusat.

Mendekati pemilihan umum di tahun 2024, Michael meyakini bahwa para pemuda Indonesia harus optimis dan berani mengambil keputusan untuk masuk dan berkiprah dalam perpolitikan Indonesia.

“Saya berterima kasih kepada Ketua Umum, Sekjen, dan jajaran DPP sudah menerima dan memberi saya amanah. Saya harap ke depan lebih banyak lagi pemuda yang bertekad membangun bangsa, dan Perindo adalah platform yang tepat bagi pemuda untuk berperan,” kata Michael melalui pesan tertulis, Selasa (24/1/20230

Michael yang sebelumnya adalah Ketua DPW PSI di provinsi Jakarta memutuskan berlabuh di partai besutan Hary Tanoesoedibjo karena meyakini partai Perindo memberikan ruang yang luas untuk politisi muda seperti dirinya.

Baca juga: Giring Ganesha Targetkan Jadi Anggota di 2024, dan Kader PSI Jadi Menteri

Baca juga: Susul Giring, Badai Eks Kerispatih Resmi Gabung ke PSI, Ingin Bikin Perubahan Masif di Indonesia

Di Perindo, Michael mendapat amanah menjadi Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital.

“Pemilu tinggal satu tahun lagi dan datang lima tahun sekali. Kalau sampai setahun ke depan ini tidak banyak pemuda yang terinspirasi dan memberanikan diri masuk politik, masa depan regenerasi kepemimpinan bangsa kita akan terancam.

Saya berkomitmen melanjutkan perjuangan politik, dan berharap banyak orang muda lainnya juga mantap menatap 2024 apapun pilihan kendaraan politiknya,” kata Michael.

Di Perindo, Michael juga ditugaskan untuk menjaring politisi-politisi muda membawa isu-isu yang relevan bagi generasi muda di perpolitikan Indonesia.

Baca juga: Denny JA: Suka Tidak Suka, Ganjar Pranowo seperti Putra Mahkota Jokowi, 2024 Akan Ramai

Baca juga: Denny JA: Ada Upaya Gagalkan Pencapresan Anies Baswedan, NasDem Harus Berjuang Mati-matian

“Saya ditugaskan ketua umum untuk mengumpulkan dan mempersiapkan politisi muda untuk maju di Perindo. Pemuda yang punya gagasan, idealisme, dan semangat membangun Indonesia. Target yang diberikan kepada saya adalah mendapatkan dan mempersiapkan 100 pemuda untuk maju menjadi caleg DPR RI dan 2.000 pemuda untuk maju di DPRD Provinsi/Kota/Kabupaten,” jelas Michael.

Merujuk ke hasil survei terbaru dari Lembaga Survei Indonesia, dirilis tanggal 22 Januari kemarin, Perindo menempati peringkat ketujuh partai terbesar dengan angka 4,8 persen, melebihi partai parlementer seperti PKB, PPP, dan PAN.

Michael optimis bahwa tren kenaikan Perindo di berbagai lembaga survei terpercaya akan menjadikan Perindo sebagai partai papan tengah di parlemen nantinya.

“Jujur saja, momentum Perindo sangat baik. Partai ini dibangun dengan profesionalisme dan kepemimpinan yang tegas. Arah partai ini jelas dan masa depan perjuangan partai ini menjanjikan bagi para politisi muda, terlebih bagi pemuda yang tidak memiliki backing atau modal.

Baca juga: Dulu Juluki Anies sebagai Anies al-Firauni, Guntur Romli Meradang saat Cak Nun Sebut Jokowi Firaun

Di partai yang berkembang pesat seperti Perindo, banyak ruang tersedia bagi orang muda untuk bergabung, berperan, dan memberikan warna,” tambah Michael.

Melihat ancaman polarisasi di tahun politik, Michael juga yakin bahwa Perindo akan menjadi kekuatan penyeimbang yang bisa menjembatani berbagai unsur masyarakat.

Hal ini terlihat dari berbagai tokoh nasional dan daerah yang bergabung di Perindo, seperti TGB dan Mahyudin.

“Kita butuh kekuatan politik yang tidak terjebak di dikotomi kiri dan kanan. Politik harus kita kembalikan ke adu gagasan, ke partai mana yang paling bisa meyakinkan publik dan get things done, fokus kepada politik kesejahteraan yang berorientasi pada hasil. Inilah perjuangan Perindo,” tutup Michael

Baca juga: Mardiono Pecati Para Ulama dan Habaib yang Dukung Anies Baswedan, Suara PPP di DKI Diprediksi Anjlok

Alasan hengkang dari PSI

Michael Victor Sianipar belum lama ini mengumumkan pengunduran dirinya dari PSI

Michael menyatakan keputusan tersebut diambil karena sudah tidak meyakini bahwa perjuangan politik yang dimilikinya dapat dilanjutkan di PSI.

“Saya bergabung di PSI sejak tahun 2015, dan pernah juga menjadi pengurus dari tingkat kota hingga DPP. Banyak hal yang sudah saya lakukan bersama rekan-rekan di PSI," ujar Michael dalam keterangannya, Senin (5/12/2022).

Namun dengan berat hati, Michael mengatakan sudah saatnya ia mengundurkan diri dari PSI.

Diketahui, Michael adalah ketua PSI di DKI Jakarta sejak tahun 2017 hingga sekarang.

Baca juga: PSI Setuju dengan Wacana Adanya Peningkatan Uang Operasional RT/RW di Jakarta

Sebelumnya, Michael pernah juga menjabat ketua PSI di Kota Administrasi Jakarta Pusat pada tahun 2015 hingga 2017 dan pengurus DPP PSI selama tahun 2021 sampai 2022.

Michael menjelaskan selama menjabat di DKI Jakarta, ia telah membangun mesin PSI di Jakarta dan berperan memenangkan delapan kursi DPRD Provinsi Jakarta di pemilihan umum tahun 2019 kemarin.

“Saat saya bergabung di PSI, partai ini masih piringan putih, penuh cita-cita dan harapan. Banyak pemuda tertarik dengan citra yang berhasil kita bangun atas PSI," ucap Michael.

Ia mengaku telah membangun PSI di DKI Jakarta dari nol, mulai dari yang tidak dikenal sama sekali hingga menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan.

Baca juga: PSI Minta Kejelasan soal Polemik Formula E, Heru Budi Hartono: Langsung Tanya ke JakPro 

Michael pun menegaskan bahwa ia telah mendorong cara berorganisasi dan berpartai yang menjunjung prinsip transparansi, meritokrasi, obyektivitas, dan profesionalisme saat menjabat sebagai Ketua DPP.

Bahkan, ia mengklaim dirinya telah melaksanakan seleksi caleg di DKI Jakarta menganut sistem yang kompetitif dan transparan, dengan melibatkan panelis dan uji publik. 

Michael meyakini, para anggota dewan dan pengurus juga dievaluasi berkala menggunakan matriks kinerja.

“Selama saya menjadi ketua, saya pastikan partai berjalan secara profesional. Pendanaan partai bisa dipertanggung jawabkan dan ada laporan keuangan dan laporan kinerja tahunan yang bisa dibaca oleh publik," tegas Michael.

Michael menegaskan tidak mungkin PSI DKI Jakarta menyuarakan transparansi dan akuntabilitas apabila prinsip tersebut tidak dijalankan sendiri di internalnya.

Ia yakin, selamat lima tahun terakhir Michael juga secara konsisten mengawal PSI menjadi kekuatan kritis di DPRD Jakarta dan menjadi partai oposisi terhadap pemerintahan Gubernur Anies Baswedan tahun 2017 hingga 2022. 

"Di bawah kepemimpinan saya, PSI DKI Jakarta kerap mengkritisi kebijakan gubernur terdahulu, khususnya dalam mengawal anggaran Jakarta," pungkas Michael.

Baca juga: Mau Jadi Caleg, Immanuel Ebenezer Berniat Mundur dari Jabatan Ketua Umum Ganjar Pranowo Mania

Michael menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan mengembangkan visi dan kompetensi sebagai politisi selama memegang PSI DKI Jakarta.

"Namun, seiring berjalannya waktu, partai yang saya bayangkan dan cita-citakan, yang saya ketahui di awal, sudah jauh berubah sekarang. Sudah saatnya saya pamit dan undur diri dari PSI,” tutup Michael. 

Terkait surat tersebut, DPP PSI menyatakan menerima pengunduran diri Michael Victor Sianipar, sekaligus mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin PSI DKI Jakarta. 

"Meski tidak lagi berada bersama di PSI, kami akan tetap berkawan. Persahabatan akan terus berlanjut. Kawan tetap akan menjadi kawan," ujar Sekretaris Jenderal DPP PSI, Dea Tunggaesti berdasarkan keterangannya, Senin (5/12/2022).

Sebagai pengganti, kata Dea, maka Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie akan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PSI DKI Jakarta.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved