Breaking News:

Pilkada Serentak

Kemenangan Dibatalkan MK, Status Kewarganegaraan Orient Tunggu Keputusan Amerika

Orient yang merupakan warga negara AS, kata Edward, harus mengikuti kebijakan satu status kewarganegaraan di Indonesia.

Tangkap layar kanal YouTube KPU SABU RAIJUA
Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua yang menetapkan kemenangan pasangan Orient Patriot Riwu Kore-Thobieas Uly. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) masih menunggu pihak Amerika Serikat (AS), terkait status kewarganegaraan Orient Patriot Riwu Kore.

"Yang dikatakan Pak Menteri (Yasonna Laoly) itu benar."

"Jadi kami enggak bisa memutuskan apa pun sebelum ada keputusan dari negara setempat," kata Wakil Menteri Kumham Edward Omar Sharif Hiariej lewat pesan singkat, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: MK Batalkan Kemenangan Bupati Terpilih Sabu Raijua, KPU Segera Gelar Pemungutan Suara Ulang

Orient yang merupakan warga negara AS, kata Edward, harus mengikuti kebijakan satu status kewarganegaraan di Indonesia.

Untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI), status Orient sebagai warga negara AS harus dicabut terlebih dahulu.

Edward menambahkan, untuk dapat menduduki jabatan penyelenggara negara, Orient harus berstatus WNI.

Baca juga: Ibu Kota Pindah, Emil Salim: Bayangkan Gedung Departemen Keuangan Jadi Mal, Ngeri Saya Melihatnya

"Betul, tapi tunggu pembatalannya dulu seperti yang dikatakan Pak Menteri," ucap Edward.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menganulir kemenangan Orient Patriot Riwu Kore dalam Pemilihan Bupati Sabu Raijua, NTT.

"Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian."

Baca juga: Dihitung Ulang, Utang Obligor BLBI kepada Pemerintah Bertambah Jadi Rp 110,4 Triliun

"Menyatakan batal keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved