Breaking News:

Sidang John Kei

Berikut Pengakuan John Kei CS, Dianiaya Sampai Jari Manis dan Kelingking Bengkok Saat Dibekuk Polisi

Sidang kasus John Kei berlanjut di PN Jakarta Barat, Rabu (17/3/2021). John Kei CS akui dianiaya polisi hingga jari manis dan jari kelingking bengkok.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Sidang kasus John Kei berlanjut di PN Jakarta Barat, Rabu (17/3/2021). John Kei CS akui dianiaya polisi hingga jari manis dan jari kelingking bengkok. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sidang kasus John Kei kembali berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat pada Rabu (17/3/2021).

Dalam sidang, terdakwa pembunuhan berencana dan pengeroyokan John Kei tersebut mengaku dianiaya polisi, saat ditangkap di kediamannya di Jalan Tytyan, Bekasi, Jawa Barat.

Beberapa rekan John Kei atay Jhon Kei CS juga sama-sama mengaku dianiaya polisi baik saat ditangkap atau saat menyerahkan diri, hingga membuat jari manis dan jari kelingking bengkok.

Hal tersebut diungkapkan John Kei ketika mendengar kesaksian lima anggota polisi yang menangkapnya saat itu.

Baca juga: Detik-detik John Kei Ditangkap Polisi Terungkap saat Sidang, Tengah di Kamar dan Tidak Melawan

Baca juga: Alat Bukti JPU Kurang, Kuasa Hukum Yakin John Kei Tidak Bersalah dan Tak Bisa Dipaksakan Dipidana

Baca juga: Pagi Ini Sidang John Kei Dilanjutkan Hadirkan Para Saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Barat

Saat itu juga, kelima anggota polisi tersebut diminta kesaksiannya di dalam persidangan di PN Jakarta Barat.

Anggota polisi dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi itu sempat ditanyai kuasa hukum terkait kronologi penangkapan John Kei CS.

Kelima saksi bernama Muhidin, Bayu, Benito, Leonardo dan Hartanto itu bersaksi terkait detik-detik saat John Kei CS diamankan aparat polisi.

Ketika ditanya kebenaran adanya penganiayaan terhadap tersangka, kelimanya tidak mengakuinya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved