Breaking News:

Sidang John Kei

Alat Bukti JPU Kurang, Kuasa Hukum Yakin John Kei Tidak Bersalah dan Tak Bisa Dipaksakan Dipidana

Anton Sudanto, kuasa hukum John Kei  mengatakan bahwa alat bukti Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak lengkap.

Penulis: Desy Selviany
Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
Kuasa hukum John Kei Anton Sudanto mengatakan bahwa alat bukti Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak lengkap, Rabu (3/3/2021).   

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Anton Sudanto, kuasa hukum John Kei  mengatakan bahwa alat bukti Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak lengkap.

Hal itu karena belum ada dua alat bukti yang meyakini langsung John Kei merencanakan pembunuhan berencana.

Hal itu Anton ungkapkan usai persidangan John Kei yang digelar Rabu (3/3/2021) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Video: Menkes Gunadi Sadikin Apresiasi Vaksin Drive Thru, Targetkan 1 Juta Vaksinasi Sehari

Dalam sidang itu JPU menghadirkan empat saksi lain. 

Keempat saksi itu ialah Yoseph Tanlai, anak Nus Richard Kalvin Rumatora, kakak korban tewas Albert Rahakbau, dan saksi yang melintas Chaerullah Umar.

Salah satu saksi Yoseph Tanlai merupakan saksi yang mengungkapkan ke Nus Kei CS bahwa John Kei merencanakan pembunuhan kepada pamannya dan pengikutnya.

Baca juga: Pagi Ini Sidang John Kei Dilanjutkan Hadirkan Para Saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Barat

Baca juga: Kuasa Hukum Yakin John Kei Tidak Terlibat Rencana Pembunuhan Berencana

Kuasa hukum John Kei, Anton Sudanto juga membantah hal tersebut.

"Ada satu saksi mengaku-ngaku ada di rumah John Kei padahal anak-anak John Kei enggak mengakui itu," terang Anton dikonfirmasi.

Sehingga Anton mengatakan, dari empat saksi yang dihadirkan JPU tidak ada satupun yang melihat intruksi pembunuhan yang disebut-sebut dalam dakwaan John Kei.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved