Ujaran Kebencian

Ahli Bahasa: Gus Nur Unggah Pernyataan Soal NU di YouTube demi Viewer dan Subscriber

Andika menegaskan apa yang dilakukan Gus Nur, baik pernyataan di dalam video maupun aktivitas pengunggahannya, adalah sesuatu yang memang disengaja.

Editor: Yaspen Martinus
Layar tangkap Youtube
Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur, didakwa atas dugaan ujaran kebencian dan SARA terhadap Nahdlatul Ulama (NU). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur mengunggah video pernyataan tentang Nahdlatul Ulama (NU) di akun YouTube miliknya, demi memperbanyak pengikut (subscriber) dan penonton (viewer).

Hal itu diungkapkan oleh Andika Dutha Bachari, ahli linguistik forensik dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), saat bersaksi di sidang lanjutan kasus dugaan ujaran kebencian terhadap NU dengan terdakwa Gus Nur, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021).

Andika berujar, dewasa ini aktivitas mengunggah video di YouTube memiliki orientasi bisnis.

Baca juga: Kuasa Hukum Gus Nur Walkout Lagi, Hakim Tetap Lanjutkan Sidang

Sebab, makin banyak sebuah video ditonton, makin banyak pula keuntungan yang didapat oleh si pemilik akun YouTube tersebut.

"Dalam konteks terdakwa, ditanya dalam sebuah channel YouTube, ini terjadi dalam dunia digital sekarang itu sebagai aktivitas bisnis."

"Jadi dia betul-betul meresapi bahwa yang dikatakannya itu ingin tersebar, karena berharap viewer atau subscriber."

Baca juga: Tak Takut Dihukum Mati, Edhy Prabowo: Lebih dari Itu Pun Saya Siap!

"Dan ketika ada traffic atau subscriber, maka di sana ada earn atau keuntungan," ulasnya.

Berangkat dari hal tersebut, Andika menegaskan apa yang dilakukan Gus Nur, baik pernyataan di dalam video maupun aktivitas pengunggahannya, adalah sesuatu yang memang disengaja.

Gus Nur melakukan hal itu karena memiliki tujuan dan maksud tertentu.

Baca juga: Irjen Napoleon Bonaparte Bilang Langkah Cepat Polri Usut Kasus Djoko Tjandra Bikin Publik Curiga

"Jadi memang ini bukan sesuatu yang tidak disengaja, tapi dilakukan dengan tujuan tertentu," paparnya.

Andika menjelaskan, tindakan pengunggahan video yang dilakukan Gus Nur di kanal YouTube-nya, tergolong sebagai bentuk distribusi.

"Jadi tindakan yang dilajukan terdakwa sudah tergolong sebagai kategori mendistribusikan, bukan mentransmisikan," terang Andika.

Baca juga: Edhy Prabowo: Saya Bawa Atlet Sumbang 14 Medali Emas Asian Games, kenapa Itu Tidak Dihormati?

Alasannya, lanjut Andika, aktivitas mendistribusikan tak memiliki target pihak mana yang dituju sebagai penonton.

Video diunggah bertujuan agar siapa pun masyarakatnya bisa menyaksikan dan mendengar pernyataan yang dikehendaki pengunggah video.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved