Breaking News:

Berita Nasional

Gagal di Pilkada DKI dan Pilpres, Dua Hal yang Bikin AHY Diragukan Pimpin Demokrat dan Akan Dikudeta

Isu kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ternyata bukan isapan jempol. Namun fakta kader Partai Demokrat meragukan kepemimpinan AHY tak terhindarkan

Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turun gunung memantau Pilkada serentak di Karawang. Selasa (1/12/2020). AHY kini akan digulingkan kadernya karena kepemiimpinannya diragukan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Isu kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ternyata bukan isapan jempol.

Namun fakta kader Partai Demokrat meragukan kepemimpinan AHY juga tak bisa dihindarkan.

Partai Demokrat bukan miliki keluarga itu pula yang meyakini kader partai demokrat untuk memunculkan wacana menggantikan AHY.

Masalah Utama di Tubuh Partai Demokrat Adalah AHY, Misal Ada Pungutan DPP Tak Ada Pertanggungjawaban

Sejumlah Tokoh Berkelit dan Bantah Terlibat Rencana Gulingkan AHY, Rachland Nashidik: Memalukan!

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menilai, munculnya manuver politik untuk mengganti kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat diakibatkan oleh dua kegagalan putra Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) itu.

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari
Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari (TRIBUNNEWS/DANANG TRIATMOJO)

Kegagalan pertama, sebut Qodari, yaitu saat AHY mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta saat Pilkada DKI 2017 lalu.

Kedua, saat AHY tak terpilih menjadi calon wakil presiden pada Pilpres 2019 lalu.

Ini Tips dan Trik Memilih Formasi Jabatan Agar Lolos CPNS 2021

"Nah AHY yang terjadi justru dua kali gagal. Yang pertama gagal di arena pertarungan, yang kedua, gagal masuk arena. Sebagian kader itu meragukan, bahwa AHY bisa mendongkrak suara Partai Demokrat," ujar Qodari saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/3/2021).

Menurut Qodari, ada ketidakpercayaan kader terhadap AHY, yang dikhawatirkan justru akan membawa perolehan suara Demokrat melorot pada pemilu 2024 mendatang.

Sehingga, para kader tersebut hendak mencalonkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang baru.

VIDEO Maling Motor Beraksi di Pondok Aren Saat Kondisi Rumah dan Lingkungan Ramai Warga

Oleh karena itu, ia menyarankan, agar Partai Demokrat foksu melakukan penguatan organisasi. Ia menyebut Partai Demokrat tidak perlu mencari sosok pemimpin yang superstar seperti SBY atau AHY.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved