Breaking News:

Berita Nasional

Gagal di Pilkada DKI dan Pilpres, Dua Hal yang Bikin AHY Diragukan Pimpin Demokrat dan Akan Dikudeta

Isu kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ternyata bukan isapan jempol. Namun fakta kader Partai Demokrat meragukan kepemimpinan AHY tak terhindarkan

Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turun gunung memantau Pilkada serentak di Karawang. Selasa (1/12/2020). AHY kini akan digulingkan kadernya karena kepemiimpinannya diragukan 

"Kemudian berita acara untuk yang sudah dipanggil," kata Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Dalam prosesnya, Demokrat menemukan adanya aliran dana yang diduga untuk menyuap DPC, untuk terlibat dalam 'gerakan kudeta' Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

UPDATE Covid-19 di Indonesia 3 Februari 2021: Pasien Baru Tambah 11.984, Total 905.665 Orang Sembuh

Dari laporan yang diterima dari para saksi dan pelapor, besaran aliran dana yang dijanjikan ke setiap DPC sebesar Rp 100 juta.

"Kepada DPC janjinya 100 juta per DPC."

"Bahkan beberapa DPC sudah diberikan uang. Sudah disebarkan," ungkapnya.

Sudah Pegang 2 Parpol Lain untuk Usung Capres 2024

Partai Demokrat mengungkap pihak yang berupaya  mengambil alih paksa partai tersebut, memang bertujuan mengusung calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Mereka juga disebut sudah menyiapkan dua partai lain untuk bisa lolos presidential threshold 20 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Komunikasi dan Strategi (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, dalam diskusi virtual bertajuk 'Politik Belah Bambu Menyasar Partai Demokrat', Selasa (2/2/2021).

Baca juga: DAFTAR Terbaru 63 Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Jawa Tengah Tetap Mendominasi, Jakarta Sumbang 5

"Jadi sudah ada dua partai lain untuk mendukung."

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved