Breaking News:

Dianggap Tak Diperlukan Lagi, Pemerintah Kaji Rencana Pembubaran 10 Lembaga

Wakil Presiden Maruf Amin sebagai Ketua Tim Reformasi Birokrasi bakal mematangkan rencana tersebut.

Editor: Yaspen Martinus
Fransiska Ninditya
Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar (kiri) dan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi (kanan) memberikan keterangan pers di Istana Wapres Jakarta, Jumat (15/11/2019). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pemerintah berencana kembali membubarkan sejumlah lembaga negara.

Wakil Presiden Maruf Amin sebagai Ketua Tim Reformasi Birokrasi bakal mematangkan rencana tersebut.

"Birokrasi itu jadi salah satu tanggung jawab Wapres. Wapres fokus itu."

Baca juga: Mahfud MD Bilang Rizieq Shihab Ingin Pulang Terhormat Meski Seharusnya Dideportasi karena Overstay

"Kemarin memang dibicarakan hal itu, termasuk yang dibicarakan itu ada 10 lembaga yang dianggap tidak perlu."

"Itu sedang dikaji," kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam konferensi daring, Jumat (6/11/2020).

Jika memang tidak dilanjut atau dibutuhkan, kata Masduki, maka ke-10 lembaga tersebut bakal dihapus.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Dapat Bintang Mahaputera, Mahfud MD: Tak Diberi Curiga, Dikasih Dibilang Mau Bungkam

"Presiden juga minta Wapres untuk bagaimana menindaklanjuti langkah ini, untuk berkoordinasi dengan menteri yang berkaitan dengan ini, MenPANRB," jelasnya.

Masduki menuturkan, Wapres juga punya gagasan yang akan direalisasikan, dan meminta MenPANRB untuk membentuk semacam sekretariat.

"Semacam lembaga penguat, di mana Wapres sebagai pejabat yang bertangggung jawab untuk melaksanakan perampingan-perampingan.

Baca juga: Mahfud MD: Rizieq Shihab Bukan Khomeini, Pengikutnya Tidak Banyak

"Salah satu fokusnya dalam bidang birokrasi, supaya ada semacam sekretariat yang bisa melakukan koordinasi hubungan dengan lebih cepat antar-kementerian dan lembaga," paparnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved