Breaking News:

Omnibus Law

Polri Bilang Sudah Tangkap 20 Orang Pembakar Halte di Jakarta, Termasuk yang Diungkap Narasi TV?

Latar belakang pelaku berasal dari kelompok mahasiswa, LSM, pengangguran, hingga kelompok anarko.

Twitter@NarasiNewsroom
Wajah para pelaku pembakaran Halte Sarinah, Jakarta Pusat, saat demonstrasi rusuh menolak UU Cipta kerja pada 8 Oktober 2020. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengaku telah menangkap pembakar halte Bus Transjakarta saat demonstrasi ricuh tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta pada 8 Oktober 2020.

Menurut Yusri, total ada 20 orang yang telah ditangkap dalam kasus tersebut.

Latar belakang pelaku berasal dari kelompok mahasiswa, LSM, pengangguran, hingga kelompok anarko.

Baca juga: UPDATE Penghitungan Suara Pilpres AS 2020: Joe Biden Cuma Butuh 6 Poin Lagi Menuju Gedung Putih

"Sudah ada waktu itu disampaikan oleh Kapolda, sepanjang halte di Sudirman."

"Itu sudah 20 yang kita amankan dengan 4 kelompok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (5/11/2020).

Namun demikian, Yusri tidak menjelaskan lebih lanjut apakah pelaku pembakaran halte Sarinah yang sempat diinvestigasi oleh Narasi TV, telah ditangkap.

Baca juga: Kasih Naskah Cacat UU Cipta Kerja untuk Diteken Jokowi, Pejabat Kemensetneg Kena Sanksi Disiplin

Dia hanya menjelaskan masih banyak pelaku lain yang tengah diburu oleh polisi.

"Jadi pertanyaan sekarang, apakah sudah cukup itu pelakunya?"

"Itu masih kita dalami, masih banyak yang lain. Kami masih mengidentifikasi," tuturnya.

Baca juga: Ogah Perbaiki Surat Panggilan, Bareskrim Jadwalkan Periksa Ahmad Yani Pekan Depan

Yusri menyebut pihak kepolisian meminta bantuan masyarakat untuk melaporkan apabila memiliki bukti terkait pembakaran halte tersebut.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved