Breaking News:

Virus Corona

Dibanderol Rp 75 Ribu, Rapid Test Kit Buatan Indonesia Diklaim Lebih Unggul dari Barang Impor

Pemerintah baru meluncurkan produk alat tes cepat alias rapid test dalam negeri yang dinamakan RI-GHA Covid-19.

KONTAN/Fransiskus Simbolon
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menunjukkan alat tes cepat atau rapid test buatan dalam negeri saat peluncuran di Jakarta, Kamis (9/7/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pemerintah baru meluncurkan produk alat tes cepat alias rapid test dalam negeri yang dinamakan RI-GHA Covid-19.

Rapid test produksi dalam negeri ini dikembangkan oleh tim TFRIC-19 Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), di bawah koordinasi Kemenristek.

Kepala Kepala BPPT Hammam Riza menjelaskan, rapid test seharga Rp 75 ribu tersebut tidak kalah kualitasnya dibandingkan alat rapid test yang diimpor dari luar negeri.

Djoko Tjandra Gampang Bikin KTP Elektronik, Fadli Zon: Ironisnya Banyak Warga yang Belum Punya

"Harga kita publish Rp 75 ribu per test kit."

"Itu setengah dari harga eceran tertinggi dengan kualitas yang malah lebih unggul dari kualitas impor," ungkap Hammam saat konferensi pers bersama Kemenko PMK, Kamis (9/7/2020).

Hammam berani jamin rapid test dalam negeri lebih berkualitas, karena produk ini sudah 10 ribu uji validasi, sambil terus dilakukan perbaikan untuk meningkatkan sensitivitas.

Kasus Positif Covid-19 Catat Rekor Tertinggi 2.657 Pasien Baru, Jokowi: Lampu Merah Lagi

Dalam penelitian dan pengembangannya, RI-GHA Covid-19 menggunakan strain dari pasien positif Covid-19 di Indonesia, sehingga dinilai lebih cocok untuk pemeriksaan di Indonesia.

"Dengan keyakinan uji validasi dan juga digunakan strain virus Indonesia kepada pasien positif Indonesia."

"Semestinya tidak ada lagi mental hazard untuk menggunakan produk made in Indonesia karya anak bangsa," tutur Hammam.

Ditemukan 1.262 Orang Positif Covid-19, Tak Ada yang Boleh Keluar Masuk Kompleks Secapa AD Bandung

Dalam proses pengembangan alat rapid test RI-GHA Covid-19, BPPT juga bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Bandung, Universitas Mataram, dan PT Hepatika Mataram.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved