Pemilu 2024

Survei: Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil Masuk Top Three Pemilu 2024

Hasil survei New Indonesia Research & Consulting menyebutkan, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil memiliki elektabilitas tertinggi.

ANTARA/HO-New Indonesia Research & Consulting
Tangkapan layar hasil survei New Indonesia Research & Consulting terkait elektabilitas capres pada Pemilu 2024. 

Nama-nama lain kurang dari 1 persen, sisanya tidak tahu/tidak menjawab 19,8 persen.

Secara umum, faktor kinerja dan kepemimpinan yang merakyat serta terukur menjadi kunci keberhasilan Ganjar dan Kang Emil dalam meraih dukungan publik.

"Sebaliknya sosok seperti Anies tertinggal karena kinerjanya dinilai kurang konkret dan terjebak dalam narasi belaka tanpa realisasi nyata di lapangan," ucapnya.

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 8-18 Juni 2020, dengan jumlah responden 1200 orang.

Seorang Anak Alami Sesak Nafas Disengat Ubur-ubur di Pantai Kukup, Yogyakarta

Metode survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden survei sebelumnya yang dipilih secara acak.

Margin of error survei sekitar 2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei: Capres blusukan masih disukai publik

Sebelumnya diberitakan, Calon Presiden (Capres) yang rajin blusukan atau melakukan kegiatan memasuki tempat-tempat tertentu untuk mengetahui sesuatu masih menjadi kebiasaan pemimpin yang paling disukai publik.

5 Alasan LBH Jakarta Minta Anies Baswedan Cabut SK Kadisdik DKI Jakarta soal PPDB Online

Kebiasaan itu menurut hasil survei proyeksi politik 2024 yang dilakukan dua lembaga survei politik yaitu Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) disukai responden sebanyak 45,2 persen, disusul kemudian dengan kemampuan cepat-tanggap dalam mengatasi permasalahan darurat sebanyak 29,7 persen.

"Jadi blusukan seperti yang dilakukan oleh para pemimpin kita itu jauh lebih disukai ketimbang yang lainnya. Dan banyak juga pemimpin-pemimpin yang hanya populer di udara, tapi elektabilitasnya dia tidak berkaki, karena jarang turun ke masyarakat," kata Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno di Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Menurut Adi, masyarakat suka dengan pemimpin yang mau berinteraksi dengan masyarakat.

Apalagi pemimpin tersebut senantiasa menyapa dan menghibur suasana hati masyarakat yang dilanda kesusahan dalam hidupnya.

Negara Lindungi Pekerja Migran Bermasalah Saat Kembali ke Tanah Air, Masuk Kategori VVIP

Selain dari faktor kebiasaan, survei juga membuktikan bahwa mayoritas publik masih memilih capres berdasarkan sifat dan kepribadiannya.

Sifat dan kepribadian yang paling disukai oleh publik adalah jujur dan antikorupsi (50,7 persen), serta tegas dan berani dalam mengambil tindakan (16,9 persen).

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved