Virus Corona Jabodetabek
Masih Banyak Penumpang Bus Transjakarta Tak Pakai Masker di Tengah Virus Corona, Petugas: Kami Tegur
Masih banyak penumpang bus transjakarta tak pakai masker, saat virus corona atau Covid-19 mewabah.
Penulis: Desy Selviany | Editor: PanjiBaskhara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masih banyak penumpang bus transjakarta tak pakai masker, saat virus corona atau Covid-19 mewabah.
Maraknya penumpang bus Transjakarta tak memakai masker itu, dibenarkan Deni Irawan (23), seorang petugas Transjakarta, Senin (6/4/2020).
Di Halte Transjakarta Rumah Sakit Harapan Kita, Grogol, Jakarta Barat, dirinya kerap menegur para penumpang bus Transjakarta tak memakai masker.
Teguran itu, kata Deni, sesuai dengan instruksi penertiban penumpang Transjakarta tak bermasker yang diterima pada hari ini.
• Manajemen Transjakarta: Pelanggan yang tidak Menggunakan Masker tidak Boleh Masuk Halte dan Bus
• Calon Penumpang Tanpa Masker Dilarang Masuk Halte Transjakarta Demi Pencegahan Virus Corona
• Pemkot DKI Sosialisasikan Wajib Menggunakan Masker di Transjakarta, LRT, dan MRT Mulai Senin Ini
"Namun dalam intruksi itu, hari ini saya masih menegur penumpang yang belum pakai masker"
"Nanti Minggu (12/4/2020) penumpang tidak masker tidak boleh masuk halte sama sekali," kata Deni ditemui di Halte Rumah Sakit Harapan Kita arah Slipi Senin (6/4/2020).
Sejak Senin (6/4/2020) menurut Deni mayoritas penumpang memang sudah memakai masker.
Namun memang masih ada beberapa penumpang yang masih enggan memakai masker ketika memasuki halte.
"Sedikit yang tidak pakai masker. Mungkin kurang dari 10 penumpang sejak pagi tadi," jelas Deni.
Mereka yang tidak memakai masker akan ditegur oleh Deni dan diingatkan soal peraturan yang akan diterapkan di Transjakarta pekan depan.
"Kalau sampai 12 April nanti tidak pakai masker, terpaksa tidak akan kami izinkan masuk," paparnya.
Hal yang sama dirasakan Jaziroh (28) petugas Transjakarta Rumah Sakit Harapan Kita arah Grogol.

Sejak Senin pagi ia mengakui masih ada beberapa penumpang yang tidak memakai masker ketika akan memasuki halte.
"Penumpang yang tidak pakai masker akan kami tegur. Biasanya sih mereka ternyata bawa maskernya ditaruh di dalam tas"