Breaking News:

Pembunuhan

Update Diungkap JPU Bahwa Otak Pembunuhan Sempat Mengubah Cara Menghabisi Ayah dan Anak Pakai Santet

Terdakwa yang merupakan otak pembunuhan berencana sempat memilih cara menyantet, sebelum akhirnya menyewa dua algojo untuk menghabisi nyawa suaminya.

Warta Kota/Rizki Amana
Henny Handayani duduk di baris kedua mengenakan pakaian serba berwarna coklat sedang menyimak pembacaan JPU terhadap terdakwa dua eksekutor di Ruang Sidang 5 PN Jaksel. 

Dua eksekutor pembunuhan ayah dan anak di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan telah menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dua eksekutor itu ialah Kusmawanto alias Agus dan Muhammad Nursahid alias Sugeng dipekerjakan oleh pelaku lain bernama Aulia Kesuma.

Jaksa Sigit Hendradi mengatakan bahwa terdakwa merupakan otak pembunuhan berencana sempat memilih cara menyantet sebelum menyewa dua algojo untuk menghabisi nyawa suaminya Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana.

"Aulia Kesuma melalui handphone menceritakan masalah utangnya dan meminta jasa saksi Karsini alias Tini, yang dahulu pernah bekerja sebagai pembantu inval di rumah saksi Aulia agar mencarikan dukun untuk menyantet korban Edi Candra supaya meninggal dunia," kata jaksa Sigit saat ditemui di PN Jaksel, Pasar Minggu, Kamis (6/2/2020).

Update Sidang Perdana Eksekutor Pembunuhan Ayah dan Anak Diwarnai Isak Tangis Keluarga Korban Pecah

Mendapati kabar tersebut, Tini lantas memperkenalkan Aulia kepada suaminya yang bernama Rody Syaputra Jaya alias Rody.

Perkenalan itu dimaksud untuk mencarikan dukun sakti yang dapat menghabisi nyawa sekaligus dua korban targetnya tersebut.

"Rody meminta uang untuk ongkos ritual membeli kuda dan imbalan dukun santet sebanyak Rp 45 juta, Aulia pun menyanggupi hal tersebut," jelasnya.

Setelah mendapati uang tersebut, Rody kemudian berangkat bersama saksi lain yang bernama Supriyanto alias Alpat untuk mencari dukun yang dimaksud ke daerah Yogyakarta, Jawa Tengah.

Namun, setelah melakukan ritual cara tersebutvtak berhasil menghilabgkan nyawa dari ayah dan anak tersebut.

Kemudian, Rody pun menyarankan Aulia untuk menghabisi nyawa keduanya dengan cara ditembak.

Update JPU Ungkap Hukuman Mati Menjadi Hukuman Maksimal untuk Dua Eksekutor Pembunuh Ayah dan Anak

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved