Pembunuhan

Update Sidang Perdana Eksekutor Pembunuhan Ayah dan Anak Diwarnai Isak Tangis Keluarga Korban Pecah

Persidangan menghadirkan kedua eksekutor yakni Kusmawanto alias Agus dan Muhammad Nursahid alias Sugeng.

Update Sidang Perdana Eksekutor Pembunuhan Ayah dan Anak Diwarnai Isak Tangis Keluarga Korban Pecah
Warta Kota/Rizki Amana
Henny Handayani duduk dibaris kedua mengenakan pakaian serba berwarna coklat sedang menyimak pembacaan JPU terhadap terdakwa dua eksekutor di Ruang Sidang 5 PN Jaksel. 

Sidang perdana dua eksekutor kasus pembunuhan ayah dan anak yang jasadnya ditemukan terbakar di dalam mobil di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu, 25 Agustus 2019 lalu, telah usai digelar di Pengadilan Negeri  (PN) Jakarta Selatan (Jaksel).

Persidangan yang digelar pada Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 16.20 WIB, menghadirkan kedua eksekutor pembunuhan adalah Kusmawanto alias Agus dan Muhammad Nursahid alias Sugeng.

Sedangkan para korban adalah Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) selaku ayah dan M Andi Pradana alias Dana (23) anak dari Pupung.

Anies Baswedan Mengungkap Proyek Revitalisasi Monas Diapresiasi Komisi Pengarah Setelah Dijelaskan

Pantauan Wartakotalive.com di Ruang Sidang 5 PN Jaksel, mantan istri pertama Pupung sekaligus Ibu dari Dana, Henny Handayani terlihat hadir pada persidangan perdana kasus yang menghilangkan nyawa dua keluarganya itu.

Henny mengenakan pakaian gamis coklat dengan kerudung coklat panjang tepat duduk di bangku bari dua ruang sidang.

Henny pun sesekali terlihat mengusap air mata yang berlinang dipipinya saat Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sigit Hendradi membacakan dakwaan perkara kepada kedua eksekutor.

"Bahwa terdakwa I Kusmawanto alias Agus dan terdakwa II, Muhammad Nursahid alias Sugeng secara bersama-sama dengan saksi Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin sebagai yang melakukan dan yang turut serta melakukan dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain," kata Sigit saat membacakan dakwaannya di depan Majelis Hakim, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

Seorang Pria di Cengkareng Dihakimi Massa karena Tertakap Saat Dia Nekat Memecahkan Kaca Mobil

Kendati demikian, Henny pun tak sedikit pun berkomentar terkait bacaan JPU kepada dua pembunuh anak dan suaminya.

Ia lebih memilih menghindari temu dengan wartawan seusai sidang pembacaan berlangsung.

Adapun Ketua Majelis Hakim, Yosdi menyatakan persidangan selanjutnya akan dijadwalkan pada Kamis (13/2/2020).

Fadli Zon Ungkap 100 Hari di Bawah Bayangan Krisis Perlu Membuat Indonesia Meningkatkan Kewaspadaan

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved