Banjir Jakarta

Dampak Banjir, Ada 470 Ton Sampah Terangkut di Jakarta Pusat

Dijelaskan Kasudin LH Kota Jakarta Pusat Marsigit, 470 ton sampah terangkut di Jakarta Pusat.

Dampak Banjir, Ada 470 Ton Sampah Terangkut di Jakarta Pusat
Warta Kota/Desy Selviany
Ilustrasi - Dijelaskan Kasudin LH Kota Jakarta Pusat Marsigit, 470 ton sampah terangkut di Jakarta Pusat. 

Dijelaskan Kasudin LH Kota Jakarta Pusat Marsigit, 470 ton sampah terangkut di Jakarta Pusat.

Asal muasal 470 ton sampah Jakarta Pusat tersebut, dari luapan Sungai Ciliwung hingga banjir.

Kini, 470 ton sampah Jakarta Pusat dibawa ke TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Total sampah sebanyak 1320 M3 (487 ton) sudah kita angkut dan kita bawa ke TPA Bantar Gebang," ungkapnya, Kamis (9/1/2020).

Empat Hari Pascabanjir, 260 Ton Sampah Terangkut di Jakarta, Terparah di Cengkareng

Sampah Berat Sisa Banjir di Permukimannya Terangkut Juga, Warga Puri Kartika Ciledug Merasa Lega

Sampai Kapan Gunungan Sampah Busuk di Cengkareng Ini Tak Terangkut?

Adapun sampah-sampah sisa banjir itu di angkut mengunakan 66 unit truk typer besar dan 3 unit souvel loader.

Pengakutan dilakukan sejak Kamis (2/1) hingga Minggu (5/1) kemarin.

Menurut Marsigit, sampah-sampah sisa banjir terbanyak berasal dari 3 titik wilayah.

Seperti di Kelurahan Bendungan Hilir, Kelurahan Karet Tengsin dan Kelurahan Petamburan.

"Tiga wilayah itu merupakan wilayah yang terdampak banjir luapan Kali Ciliwung," katanya.

Pihaknya juga imbau masyarakat agar tetap jaga kebersihan lingkungan masing-masing dan tak buang sampah ke aliran kali, agar aliran air tak terganggu.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved