Banjir Jakarta

Dampak Banjir, Ada 470 Ton Sampah Terangkut di Jakarta Pusat

Dijelaskan Kasudin LH Kota Jakarta Pusat Marsigit, 470 ton sampah terangkut di Jakarta Pusat.

Warta Kota/Desy Selviany
Ilustrasi - Dijelaskan Kasudin LH Kota Jakarta Pusat Marsigit, 470 ton sampah terangkut di Jakarta Pusat. 

"Kita pastikan sampai saat ini sudah bersih. Kita juga imbau masyarakat tidak buang sampah sembarangan di saluran-saluran air," ucapnya. (JOS)

260 Ton Sampah di Jakarta Barat

Dalam empat hari pascabanjir, 260 ton sampah terangkut di Jakarta Barat oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup atau Sudin LH Jakarta Barat.

Ditemui Sudin LH Jakarta Barat, 260 ton sampah di Jakarta Barat didominasi sampah furniture, baik sofa, kasur dan meja.

Terkait pengangkutan 260 ton sampah di Jakarta Barat, dibenarkan Kasudin LH Kota Jakarta Barat Edy Mulyanto.

Diketahui, di Kecamatan Cengkareng titik terbanyak gunungan sampah usai banjir 1 Januari lalu.

Dari 36 titik gunungan sampah di Jakarta Barat, sebanyak 16 titik gunungan sampah berada di Cengkareng.

"Sampahnya kecampur, ada sofa, ada kasur ada lemari, furniture kalau data kemarin Cengkareng ada 16 titik," kata Edy saat dikonfirmasi Kamis (9/1/2020).

Saat ini kata Edy pihaknya masih fokus melakukan pembersihan di Kecamatan Cengkareng.

Setiap harinya 81 truk dikerahkan untuk mengangkut gunungan sampah di kawasan tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved