Kriminalitas
Pramono Perintahkan Satpol PP Tindak Tegas Premanisme Tanah Abang
Pramono Anung minta Satpol PP bertindak tegas usai aksi premanisme di Tanah Abang viral.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Satpol PP menindak tegas aksi premanisme di Tanah Abang tanpa kompromi.
- Instruksi ini muncul setelah video aksi terhadap sopir bajaj viral.
- DPRD DKI juga mendesak Pemprov bertindak cepat dan proaktif, karena premanisme dinilai meresahkan warga dan mencoreng citra Jakarta sebagai pusat ekonomi.
WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah melihat aksi premanisme terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (11/4/2026).
Ia memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI untuk mengambil tindakan terhadap aksi premanisme.
"Segera mengambil tindakan tegas terhadap hal itu, tidak ada kompromi lagi. Jadi premanisme di Jakarta, saya sebagai gubernur, saya tidak ragu-ragu untuk itu," katanya, Minggu (12/4/2026).
Terpisah, Anggota DPRD DKI, Kevin Wu menyoroti aksi premanisme yang marak terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Politisi PSI itu menilai, keberadaan preman di kawasan Tanah Abang bukan hanya meresahkan tapi juga mencoreng nama baik Jakarta sebagai pusat ekonomi.
“Saya sangat menyayangkan premanisme masih terjadi di Jakarta. Fenomena tersebut sangat mengganggu dan merugikan masyarakat. Saya harap Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI bisa memberikan atensi dan segera mengatasinya," kata Kevin Wu kepada Warta Kota, Minggu (12/4/2026).
Kevin meminta agar Pemprov DKI Jakarta proaktif dan tidak menunggu aksi premanisme di ibu kota viral.
“Dan jangan sampai Pemprov DKI juga baru bertindak ketika ada kejadian-kejadian yang viral. Karena masyarakat yang menghadapi premanisme ini sebenarnya sudah dirugikan sebelum kasus-kasus itu mencuat di masyarakat,” sambungnya.
Minta Preman Langsung Ditangkap
Sebelumnya, Pramono Anung menelepon Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setelah video tukang bakso dipalak preman di Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di medsos.
Pramono Anung menegaskan, pelaku segera ditindak sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap gangguan keamanan di ibu kota.
"Saat itu juga saya menelepon Kepala Dinas Satpol PP untuk mengambil tindakan," kata Pramono Anung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).
"Yang memalak, yang memecahkan mangkuk-mangkuk langsung ditangkap dan ditahan," lanjutnya.
Baca juga: Preman di Tanah Abang Jakarta Pusat Beraksi, Pecahkan Mangkuk Tukang Bakso karena Tidak Diberi Uang
Pramono Anung menyatakan, langkah tersebut menunjukkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bereaksi cepat terhadap gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat.
Penjelasan itu disampaikan saat ia dimintai evaluasi terkait peristiwa pedagang bakso dipalak preman di Tanah Abang.
| Pelaku Sudah Ditahan Polisi, Korban Pembacokan di Cakung Jakarta Timur Masih Kritis di Rumah Sakit |
|
|---|
| Pelaku yang Mengaku Pegawai KPK hingga Diduga Menipu Ahmad Sahroni Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Polres Karawang Bongkar Praktik Pengoplosan LPG Subsidi di Majalaya, Ini Modusnya |
|
|---|
| Preman di Tanah Abang Jakarta Pusat Beraksi, Pecahkan Mangkuk Tukang Bakso karena Tidak Diberi Uang |
|
|---|
| Kejari Kabupaten Bekasi Musnahkan Barang Bukti dari 98 Perkara, Berikut Rinciannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-video-viral-pelaku-pemalakan-pedagang-bakso-di-Tanah-Abang.jpg)