Banjir Jakarta

Dampak Banjir, Ada 470 Ton Sampah Terangkut di Jakarta Pusat

Dijelaskan Kasudin LH Kota Jakarta Pusat Marsigit, 470 ton sampah terangkut di Jakarta Pusat.

Warta Kota/Desy Selviany
Ilustrasi - Dijelaskan Kasudin LH Kota Jakarta Pusat Marsigit, 470 ton sampah terangkut di Jakarta Pusat. 

Setiap pengangkutan, satu truk bisa mengangkut 8 sampai 10 ton sampah.

"Jadi hanya Kecamatan Cengkareng saja total ada 260 ton sampah yang telah kita angkut, itu baru Kecamatan Cengkareng doang ya," kata Edy.

Adapun di Kecamatan Cengkareng beberapa Kelurahan yang terdapat gunungan sampah paling parah seperti Rawa Buaya, Kedaung Kali Angke dan Duri Kosambi.

Selain Cengkareng wilayah terdapat gunungan sampah lainnya ialah Kalideres.

Kelurahan Semanan disebut menjadi titik terparah gunungan sampah usai banjir 1 Januari lalu.

Sayangnya kata Edy pihak PPSU cukup kesulitan saat menjangkau beberapa RW di Kelurahan Semanan misalnya saja di RW 1.

Beberapa RW di wilayah itu disebut tidak dapat dijangkau truk besar.

Akhirnya gunungan sampah hanya dapat diangkut dengan gerobak sampah.

Selain itu kata Edy pihaknya tidak dapat membuang langsung sampah-sampah tersebut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang.

Hal itu lantaran letak Jakarta Barat yang cukup jauh dengan Bantar Gebang.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved