Breaking News:

Adjid dan Pasangannya Dapat Hadiah Umrah. Adjid: Ini Rezeki yang Tidak Disangka-sangka

Rimih mengaku, ikut nikah istbat di akhir tahun 2019 setelah menerima tawaran dari ketua RT dan RW di rumahnya di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fadjri
Pasangan tertua nikah massal di DKI. Sebelumnya mereka hanya nikah siri 

Pasangan tertua dalam nikah massal yang digelar Pemprov DKI Jakarta pada malam Tahun Baru, mendapat hadiah berupa perjalanan umrah. Pasangan tersebut adalah Adjid Effendi (77) dan Rimih (55) yang merupakan peserta istbat nikah.

Adjid dan Rimih tak menyangka bisa mendapatkan hadiah umrah. Mereka bersyukur bisa mendapatkan hadiah tersebut. ”Ini rezeki yang tidak disangka-sangka,” tutur Adjid seperti dikutip dari Kompas.com.

Pilar Rubio dan Sergio Ramos Sebut Tahun 2019 adalah Tahun yang Indah

Megabintang Barcelona Lione Messi Bikin Kagum Pengunjung Gym

Raja Sapta Oktohari Targetkan Indonesia Dapat Lebih Satu Emas di Olimpiade 2020

Adjid mengaku pernah berangkat umrah pada 2015. Sementara istrinya, Rimih, belum pernah.
Rimih mengaku, ikut nikah istbat di akhir tahun 2019 setelah menerima tawaran dari ketua RT dan RW di rumahnya di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

”Kami belum lama nikahnya (siri), tahun 2014,” ujar Rimih. Tahun 2018, pasangan itu sudah berniat ikut nikah massal yang dihelat Pemprov DKI di malam tahun baru. Namun saat itu Adjid dan Rimih sama-sama sibuk di tempat kerja masing-masing.

”Saya kerja di perusahaan garmen kalau bapak kerja sebagai satpam di perusahaan,” kata Rimih.
Pasangan itu sudah lama kenal. Rimih juga tahu bahwa Adjid berstatus duda semenjak sang istri meninggal dunia.

Ketika Adjid dan Rimih sepakat membina rumah tangga di tahun 2015, keduanya melakukan pernikahan siri. Kini, pernikahan mereka juga telah dicatat oleh negara. 

Tinjau Pemukiman Kampung Pulo Jatinegara, Anies di Protes Warga

Penentuan Host Olimpiade Berubah, Okto Sebut Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Besar

Banjir Parah Ciledug, Wali Kota Tangerang Minta Perahu Tambahan Evakuasi Warga

Nikah massal yang digelar Selasa malam itu diikuti 633 pasangan terdiri atas 143 pasang pengantin baru dan 490 pasang istbat nikah.

Dalam melaksanakan nikah massal itu, Pemprov DKI menggandeng Baznas DKI. Sedangkan Ustaz Adi Hidayat hadir sebagai penceramah. Adi Hidayat pula yang memberikan hadiah perjalanan umrah bagi Adjid dan Rimih.

Sementara itu, Gubernur DKI Anies Baswedan membeberkan alasan pemerintah menggelar nikah massal di penghujung tahun.

Yonmarhanlan III Dukung Satgas Bencana Alam Banjir

Penjelasan Yuni Shara Saat Memakai Sepatu Boots Mahal dan Bergaya Cantik Saat Rumah Kebanjiran

Jalan Arteri Ibukota Terendam Banjir, Sepeda Motor Boleh Masuk Tol

Sementara itu, Gubernur DKI Anies Baswedan ini menginginkan agar ulang tahun pernikahan 633 peserta nikah massal bisa dirayakan oleh seluruh dunia karena bersamaan dengan pergantian tahun.
”Khusus bapak-ibu semuanya kenapa kami memilih tanggal 31 Desember? Supaya nanti bapak ibu sekalian kalau menyelenggarakan ulang tahun pernikahannya dirayakan sedunia. Kembang apinya juga sedunia,” ujar Anies.

”Pernikahan massal diselenggarakan tiap tanggal 31 Desember dan ini untuk ketiga kalinya sebagai bagian dari ikhtiar DKI untuk memastikan bahwa kami berkepentingan untuk bisa menjalankan kewajiban bagi seluruh warga Jakarta,” katanya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved