Seleksi Pimpinan KPK

Neta S Pane Jelek-jelekkan KPK di Hadapan Komisi III DPR, Sebut Novel Baswedan Pegawai Bermasalah

Neta S Pane memberi masukan kepada anggota Komisi III DPR, dalam rapat dengar pendapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Neta S Pane Jelek-jelekkan KPK di Hadapan Komisi III DPR, Sebut Novel Baswedan Pegawai Bermasalah
Istimewa
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane 

"Kami mendorong KPK jangan menjadi lembaga kebal hukum. Kejaksaan dan Polri harus memeriksa KPK agar benar-benar bersih,” tuturnya.

Lantas, Neta S Pane menuntut agar KPK memberi kepastian hukum dengan tidak membiarkan karyawan KPK yang bermasalah seperti Novel Baswedan tetap berada di lembaga anti-rasuah tersebut.

Dua Hercules Siap Angkut 835 Mahasiswa dan Pelajar Papua yang Mudik karena Termakan Hoaks

Novel Baswedan dituduh melakukan penganiayaan hingga pembunuhan terhadap seorang pencuri sarang burung walet, saat masih menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bengkulu pada 2004 lalu.

Kemudian, Neta S Pane mengkritik Wadah Pegawai KPK yang disebutnya memfitnah capim KPK dengan tuduhan yang belum terbukti kebenarannya.

“Pegawai KPK sebagai aparatur sipil negara (ASN) terikat UU ASN, tapi mereka justru melakukan aksi demonstrasi menolak Revisi UU KPK."

Polisi Buru Dukun Santet yang Gagal Celakakan Suami Aulia Kesuma, Bakal Jadi Tersangka Juga?

"Dan menebar fitnah bahwa calon pimpinan KPK bermasalah, padahal tak pernah ada satu bukti disampaikan. Sekarang banyak orang di KPK yang bertindak sesukanya seolah kebal hukum.”

“Saya meminta Komisi III DPR RI tutup kuping dan segera pilih lima pimpinan terbaik, sehingga hadir paradigma KPK yang baru,” tegasnya.

Sepuluh calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, 11-12 September 2019.

Konferensi PostgreSQL 2019 di Bali, Darah Segar Pertumbuhan Ekosistem Open Source di Indonesia

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan, kesepuluh capim KPK tersebut akan mengisi surat pernyataan berisi komitmen yang dibubuhi meterai.

Sekjen PPP itu menjelaskan, surat pernyataan tersebut bertujuan untuk mengikat konsistensi pernyataan dan sikap capim.

 Jaringan ISIS Aktif Bergerak di Papua Setahun Terakhir, Sempat Rencanakan Mengebom Polres Manokwari

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved