Sabtu, 2 Mei 2026

Eksklusi Warta Kota

Disnaker Tangsel Ubah Fokus: Bukan Sekadar Kerja, tapi Penghasilan

Disnaker Tangsel ubah fokus ketenagakerjaan. Bukan hanya mengurangi pengangguran, tapi memastikan warga punya penghasilan berkelanjutan

Tayang:
Warta Kota/Ikhwana Mutuah Mico
LAYANAN KETENAGAKERJAAN - Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan, Sabam Maringan di kantornya, Setu, yang menjelaskan secara mendalam transformasi layanan ketenagakerjaan di wilayahnya (foto : Ikhwana Mutuah Mico). 

\WARTAKOTALIVE.COM, SETU — Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan, Sabam Maringan, menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan bukan lagi sebatas bekerja atau tidak bekerja, melainkan bagaimana masyarakat memiliki penghasilan yang layak, termasuk melalui peluang usaha digital dan aplikasi Anggur.

Banyak masyarakat mengira urusan ketenagakerjaan hanya berkaitan dengan orang bekerja atau tidak bekerja. 

Padahal, persoalan dunia kerja jauh lebih kompleks dari sekadar itu.

Di Kota Tangerang Selatan, Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan mengambil pendekatan yang lebih luas bukan hanya menurunkan angka pengangguran, tetapi memastikan masyarakat memiliki penghasilan apa pun bentuk pekerjaannya.

Dalam pembicaraan bersama Warta Kota Network, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan, Sabam Maringan, menegaskan zaman sudah berubah.

Ada orang yang bekerja tapi tak punya penghasilan layak, sementara banyak pula yang tidak bekerja sebagai pegawai, namun justru mendapatkan pendapatan besar dari aktivitas digital.

Baca juga: Program Magang Bergaji jadi Solusi Jangka Pendek Atasi Masalah Pengangguran Terdidik

Berikut wawancara eksklusif Manajer Peliputan Warta Kota Network, Eko Priyono, bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan, Sabam Maringan di kantornya, Setu, yang menjelaskan secara mendalam transformasi layanan ketenagakerjaan di wilayahnya.

Kita akan berbicara soal tenaga kerja, karena angka BPS unik nih pak, tahun 2023 - 2025 angka pengangguran terbukanya itu terus turun.  Yang ingin ditanya tentu apa yang dilakukan, apakah ini terafiliasi dengan aplikasi anggur, bagaimana pak? 

Ya Alhamdulillah itu ya, ternyata teman-temanku juga terus memonitor. Kita patut mensyukurilah.

Tetapi sekali lagi itu bukan hanya semata-mata kinerja Disnaker, Tentu seluruh OPD, teman-teman, atau bahkan masyarakat, ikut berperan serta, secara kolaboratif, secara integral, Ini semua ada sumbangsih.

Tapi kalau berbicara tentang Disnaker, tentu kita juga melakukan langkah-langkah ya, salah satunya apa yang kita bicarakan hari itu, kita membuat website yang harapannya gak terlalu lama ini bisa menjadi aplikasi pelayanan pekerjaan. 

Bukan hanya sebatas mengatasi pengangguran, tapi seluruh aspek pelayanan pekerjaan kita ingin pelayanannya secara digital.

Baca juga: Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Turun, Pramono Anung: Berkat Job Fair 14 Kali Berturut-turut

Pak kalau di web itu berarti para pencari kerja tinggal masuk, kemudian mencari di aplikasinya ya?

Mencari bidang yang kira-kira dia sanggup untuk jalani. Nah disitu sudah ada perusahaan-perusahaan yang mencari. 

Terus sebelum mengakses itu apa yang harus dimiliki para pencari kerja?

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved