Kamis, 9 April 2026

PPDB

Setiap Hari Dinas Pendidikan Terima Ratusan Keluhan PPDB Jakarta 2024

Tidak sedikit orangtua CPDB 2024 yang mendatangi Dinas Pendidikan untuk melaporkan masalah PPDB Jakarta

Wartakotalive/Miftahul Munir
Suasana Dinas Pendidikan menerima aneka keluhan orangtua berkaitan dengan sistem PPDB Jakarta, Rabu (26/6/2024) 

WARTAKOTALIVE.COM, SETIABUDI - Dinas Pendidikan DKI setiap hari menerima ratusan keluhan dari orangtua yang ingin daftarkan anaknya sekolah melalui jalur penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2024.

Dari pantauan Wartakotalive.com di lokasi, para orangtua ramai di lantai 5 gedung Dinas Pendidikan DKI, Rabu (26/6/2024).

Mereka duduk di kursi yang telah disediakan menunggu antrean nomornya dipanggil untuk dilayani petugas.

Para petugas Dinas Pendidikan DKI di mejanya masing-masing sibuk melayani keluhan orangtua.

Ferra Febrina mengatakan, dirinya sebagai penerima tamu di lantai 5 Dinas Pendidikan DKI mencatat orangtua yang datang setiap hari mencapai 150 orang lebih.

"Kalau Sabtu karena kami setengah hari, melayani orangtua sekira 20 sampai 30 orang. Tapi kalau hari biasa mencapai 150 sampai 180 orang," katanya, Rabu.

Baca juga: Banyak Komplain Zonasi di Posko PPDB di SMAN 78 Jakarta, Panitia Sebut Tidak Ada Koordinasi RT RW

Ferra melanjutkan, keluhan para orangtua adalah nomor pra pendaftaran yang belum terverifikasi oleh sistem PPDB.

Selain itu, keluhan lainnya adalah masalah sistem zonasi di mana sekolahan dekat dengan rumah tapi calon siswa tidak diterima.

Keluhan terakhir adalah masalah batas maksimal usia siswa yang dinilai oleh orangtua sangat tidak masuk akal.

"Terus ada juga keluhan dokumen yang belum terupload secara online," tegasnya.

Ferra menambahkan, keluhan lainnya orangtua datang ke Dinas Pendidikan adalah masalah domisili dan numpang kartu keluarga (KK).

Baca juga: Hari ini Pendaftaran PPDB Jakarta Jalur Zonasi SMP dan SMA Ditutup Pukul 14.00

Kemudian, ada juga masalah perpindahan tugas orangtua (PTO) yang tidak dilampirkan saat daftar PPDB.

"Misalkan tugasnya di Jakarta, tapi alamat tinggalnya masih di Aceh dan daerah lainnya," tuturnya.

Menurutnya, PTO yang tidak sesuai karena bekerja sebagai anggota TNI, Polri maupun ASN lainnya.

"Keluhan usia juga banyak yang ngeluh karena kalau lebih atau kurang umurnya bisa kegeser," imbuhnya. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved