PPDB
Setiap Hari Dinas Pendidikan Terima Ratusan Keluhan PPDB Jakarta 2024
Tidak sedikit orangtua CPDB 2024 yang mendatangi Dinas Pendidikan untuk melaporkan masalah PPDB Jakarta
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, SETIABUDI - Dinas Pendidikan DKI setiap hari menerima ratusan keluhan dari orangtua yang ingin daftarkan anaknya sekolah melalui jalur penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2024.
Dari pantauan Wartakotalive.com di lokasi, para orangtua ramai di lantai 5 gedung Dinas Pendidikan DKI, Rabu (26/6/2024).
Mereka duduk di kursi yang telah disediakan menunggu antrean nomornya dipanggil untuk dilayani petugas.
Para petugas Dinas Pendidikan DKI di mejanya masing-masing sibuk melayani keluhan orangtua.
Ferra Febrina mengatakan, dirinya sebagai penerima tamu di lantai 5 Dinas Pendidikan DKI mencatat orangtua yang datang setiap hari mencapai 150 orang lebih.
"Kalau Sabtu karena kami setengah hari, melayani orangtua sekira 20 sampai 30 orang. Tapi kalau hari biasa mencapai 150 sampai 180 orang," katanya, Rabu.
Baca juga: Banyak Komplain Zonasi di Posko PPDB di SMAN 78 Jakarta, Panitia Sebut Tidak Ada Koordinasi RT RW
Ferra melanjutkan, keluhan para orangtua adalah nomor pra pendaftaran yang belum terverifikasi oleh sistem PPDB.
Selain itu, keluhan lainnya adalah masalah sistem zonasi di mana sekolahan dekat dengan rumah tapi calon siswa tidak diterima.
Keluhan terakhir adalah masalah batas maksimal usia siswa yang dinilai oleh orangtua sangat tidak masuk akal.
"Terus ada juga keluhan dokumen yang belum terupload secara online," tegasnya.
Ferra menambahkan, keluhan lainnya orangtua datang ke Dinas Pendidikan adalah masalah domisili dan numpang kartu keluarga (KK).
Baca juga: Hari ini Pendaftaran PPDB Jakarta Jalur Zonasi SMP dan SMA Ditutup Pukul 14.00
Kemudian, ada juga masalah perpindahan tugas orangtua (PTO) yang tidak dilampirkan saat daftar PPDB.
"Misalkan tugasnya di Jakarta, tapi alamat tinggalnya masih di Aceh dan daerah lainnya," tuturnya.
Menurutnya, PTO yang tidak sesuai karena bekerja sebagai anggota TNI, Polri maupun ASN lainnya.
"Keluhan usia juga banyak yang ngeluh karena kalau lebih atau kurang umurnya bisa kegeser," imbuhnya.
| Dugaan Maladministrasi PPDB Jakarta, Komisi E Desak Disdik Gratiskan Sekolah Negeri dan Swasta |
|
|---|
| Siswa dan Orangtua Kecewa pada PPDB SMP, SMA dan SMK, 419.814 yang Daftar, Hanya 31 Persen Diterima |
|
|---|
| Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono Tidak Batasi Anak-anak dari Daerah Lain Sekolah di Jakarta |
|
|---|
| Fenomena Orangtua Titip Anak Sekolah di Jakarta, Heru Minta Bodetabek Bangun Sekolah Berkualitas |
|
|---|
| PPDB di SMKN 2 Kabupaten Tangerang Tanpa Kendala, Saepulloh Apresiasi Kinerja Panitia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Suasana-Dinas-Pendidikan-menerima-aneka-keluhan56.jpg)