Wabah DBD

Wabah DBD Mencekam, Ratusan Warga Karawang Jatuh Sakit, Dua Anak Meninggal Dunia

Wabah DBD di Jabodetabek kini makin mengerikan, orang yang terkena makin banyak, bahkan korban jiwa pun berjatuhan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Antaranews.com
Ilustrasi pasien DBD - Wabah DBD di Karawang kian mencekam, jumlah korban jiwa pun cenderung bertambah. Karena itu perlu langkah antisipatif. 

Mary menduga, anak-anak yang terjangkit DBD tergigit nyamuk Aedes Aegypti saat berada di lingkungan sekolah atau sedang bermain.

Kepala Dinkes Kota Depok Mary Liziawati minta masyarakat hati-hati saat beraktivitas di siang hari, karena nyamuk DBD menyerang saat itu.
Kepala Dinkes Kota Depok Mary Liziawati minta masyarakat hati-hati saat beraktivitas di siang hari, karena nyamuk DBD menyerang saat itu. (Warta Kota)

Sedangkan untuk orang dewasa perlu mewaspadai kondisi lingkungan kerja agar selalu bersih dan terhindar dari sarang nyamuk.

“Untuk anak-anak sekolah juga (digigit nyamuk) mungkin di lingkungan sekolah, para usia produktif mungkin saat kerja dan sebagainya,” ungkapnya.

Untuk menghindari DBD, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) perlu dilakukan di lingkungan tempat kerja maupun sekolah.

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kota Depok, Jawa Barat terus mengalami peningkatan signifikan seiring dengan musim penghujan yang sedang berlangsung.

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati mencatat, jumlah pasien DBD pada Maret 2024 tembus di angka 723 orang.

Angka tersebut mengalami kenaikan hingga 100 persen dibandingkan bulan Februari 2024 yang hanya berjumlah 328 pasien.

Sedangkan untuk bulan April 2024, Dinkes Kota Depok masih melakukan penghitungan data pasien DBD.

“Di bulan maret itu ada penambahan yang naiknya cukup drastis, ini menjadi perhatian untuk kita semua,” kata Mary saat ditemui di Beji, Kamis (18/4/2024).

“Pada Januari kemarin, kita kasus 202, kemudian di Februari 328, dan ternyata di bulan Maret naik 723,” sambungnya.

Menurut Mary, dari ratusan kasus DBD yang terdata, 2 pasien dinyatakan meninggal dunia pada bulan Januari dan April 2024.

Usia pasien yang terjangkit DBD di wilayah Depok hampir menyeluruh mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Untuk itu, Mary menghimbau agar masyarakat lebih giat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus.

“Melakukan PSN pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M plus, melakukan pemeriksaan jentik perkara secara rutin setiap pekan itu harus terus dijaga,” pungkasnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved