Pelecehan Seksual

Berakhir di Tahanan, Begini Kronologi Guru SLB Tunanetra di Cirebon Cabuli Muridnya Berulang Kali

Oknum guru yang mengampu mata pelajaran seni budaya dan TIK tersebut diamankan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon.

Editor: Feryanto Hadi
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton (tengah), saat menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (27/2/2023). 

Sementara itu, sejumlah warganet geram atas dugaan kasus kekerasan yang dilakukan pengurus panti asuhan.

Baca juga: Cerita Lengkap Bu Guru Cantik di Kebumen Ngamar bareng Kades di Malam Tahun Baru, Hati Suami Hancur

"Punya gangguan kejiwaan bukannya dirawat malah dibiarin ngerawat anak orang. Gue gak suka sama orang2 problematic kek gini yg dikit2 bawa gangguan jiwa, gangguan jiwa sekarang dijadiin alasan buat menghindari hukuman," tulis lunarmeizani

"Kalau sakit, ke rumah sakit! Jangan dirumah! Kalau sakit tidak akan mampu merawat orang lain! Jangankan orang lain, diri sendiri pun tidak ada bisa terurus! Sepertinya sekeluarga sakit!," tulis e.gita.c

"Klo udah kasusnya di up gini baru bilang gangguan jiwa, coba klo gak ada yg speak up, dan lapor , kekerasaan terhadap anak terus akan terjadi, memberikan pelajaran pada anak tidak melulu dgn pukulan , kekerasan no! 

itu hanya merusak mentall, dan malah mencontoh tdk baik pada mereka, akibatnya klo ada masalah anak2 itu yg nantinya dewasa pasti memilih menyelesaikan dgn kekerasan juga , berulang-ulang," tulis itasept

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id 

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved